Fahri Sebut Lobster Punah Cuma Fiksi, Ferdinand: Logikanya Bukan Gitu

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 10:11 WIB
Fahri Sebut Lobster Punah Cuma Fiksi, Ferdinand: Logikanya Bukan Gitu
Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, berseberangan pendapat dengan politisi Fahri Hamzah soal ekspor benih lobster atau benur. Ferdinand membantah logika Fahri yang menyebut bahwa kepunahan lobster adalah fiksi semata.

Menurut Ferdinand, kepunahan lobster bisa terjadi jika binatang laut tersebut diekspor sejak dari benihnya.

Ia membantah pernyataan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lobster bisa bereproduksi dengan rutin menetas sehingga tidak mungkin punah.

"Hmm Bang Fahri logikanya bukan begitu bang, minyak itu energi yang masanya ada dan terus menuju pergantian sumber energi. Minyak habis, muncul energi baru. Lobster habis? Ya punah bang. Lagipula, kenapa ekspor benih? Kenapa tidak budidaya dan ekspor setelah besar?" tulis Ferdinand seperti yang dikutip Suara.com dari Twitter-nya, Selasa (7/7/2020).

Cuitan Ferdinand Hutahaean yang membantah logika Fahri Hamzah soal ekspor benih lobster. (Twitter/@FerdinandHaean3)
Cuitan Ferdinand Hutahaean yang membantah logika Fahri Hamzah soal ekspor benih lobster. (Twitter/@FerdinandHaean3)

Sebelumnya, Fahri Hamzah secara terang-terangan menyetujui langkah Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) yang mengekspor benih lobster.

Fahri menyebut jika lobster adalah bisnis yang berpihak pada nelayan miskin sehingga tidak sepatutnya dilarang.

"Lobster itu produksi (netas) rutin. Minyak dan mineral perlu jutaan tahun. Kok enggak dilarang? Tambang bisnisnya orang kaya. Lobster bisnisnya nelayan miskin, kok rakyat dilarang? Laut itu luas, 3 kali daratan. Punah itu fiksi yang tidak adil bagi nelayan," cuit Fahri pada Minggu, (5/7/2020).

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencabut larangan ekspor benih lobster melalui Peraturan Menteri KP Nomor 12 tahun 2020 yang terbit dua bulan lalu.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengajak masyarakat untuk melihat Permen KP Nomor 12 tahun 2020 tidak hanya dari sisi ekspor benih lobster. Karena lahirnya permen tersebut untuk mendorong budidaya lobster nasional yang selama ini terhambat karena larangan mengambil benih lobster.

"Prioritas pertama itu budidaya, kita ajak siapa saja, mau koperasi, korporasi, perorangan silahkan, yang penting ada aturannya. Pertama harus punya kemampuan berbudidaya. Jangan tergiur hanya karena ekspor mudah untungnya banyak. Nggak bisa," ujar Menteri Edhy dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (5/7/2020).

Lewat Permen KP Nomor 12 juga, KKP ingin mendorong kesejahteraan dan meningkatkan pengetahuan nelayan dalam berbudidaya lobster. Eksportir harus membeli benih lobster dari nelayan dengan harga di atas Rp5.000 per ekor. Harga itu lebih tinggi dibanding ketika masih berlakunya aturan larangan pengambilan benih lobster.

KKP juga mewajibkan eksportir menggandeng nelayan dalam menjalankan usaha budidaya lobster.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Ekspor Benih Lobster, Fahri Hamzah: Cara Entaskan Kemiskinan Pesisir

Dukung Ekspor Benih Lobster, Fahri Hamzah: Cara Entaskan Kemiskinan Pesisir

News | Senin, 06 Juli 2020 | 20:10 WIB

Disindir soal Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Justru Tepuk Tangan

Disindir soal Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Justru Tepuk Tangan

News | Senin, 06 Juli 2020 | 19:16 WIB

Fahri Hamzah Minta Kalung Antivirus Buatan Kementan Jangan Dicemooh

Fahri Hamzah Minta Kalung Antivirus Buatan Kementan Jangan Dicemooh

News | Senin, 06 Juli 2020 | 18:05 WIB

Fahri Hamzah Pamer Tambak Udang, Fadli Zon: Calon Konglomerat

Fahri Hamzah Pamer Tambak Udang, Fadli Zon: Calon Konglomerat

News | Senin, 06 Juli 2020 | 12:10 WIB

Tengku Zul Protes Pajak, Ferdinand: Cerdas Dikit, Itu Bantu Orang Miskin!

Tengku Zul Protes Pajak, Ferdinand: Cerdas Dikit, Itu Bantu Orang Miskin!

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 21:26 WIB

Menteri Edhy: yang Diributin Ekspor, Padahal Prioritasnya Budidaya Lobster

Menteri Edhy: yang Diributin Ekspor, Padahal Prioritasnya Budidaya Lobster

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 14:11 WIB

Terkini

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB