Dukung Ekspor Benih Lobster, Fahri Hamzah: Cara Entaskan Kemiskinan Pesisir

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 06 Juli 2020 | 20:10 WIB
Dukung Ekspor Benih Lobster, Fahri Hamzah: Cara Entaskan Kemiskinan Pesisir
Wakil Ketua Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menjadi salah satu pihak yang mendukung kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo membuka izin ekspor benih lobster. Menurutnya, cara tersebut mampu mengentaskan kemiskinan masyarakat pesisir. 

Fahri mengaku berasal dari keluarga yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan. Sehingga, ia memahami kesulitan yang dialami nelayan ketika sejumlah kebijakan larangan diterapkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. 

"Lima tahun terakhir itu memang mereka terpukul sekali oleh larangan-larangan yang dibuat pemerintah, padahal itu susah hidup mereka selama ini," kata Fahri dalam sebuah dialog yang disiarkan langsung melalui Instagram, Senin (6/7/2020).

Fahri juga menceritakan cara nelayan lobster mencari nafkah untuk makan sehari-hari. Sebelum magrib, para nelayan pergi ke tengah laut untuk menyimpan alat penangkap benih lobster yang disebut pocongan di tengah laut.

Lalu, nelayan tersebut akan mengambilnya pada keesokan hari. Alat pocongan itu mampu mengambil kurang lebih 10 ribu benih lobster yang langsung disalurkan kepada nelayan pemilik keramba untuk dibudidaya. Dari situlah akhirnya benih-benih lobster dijual untuk pembeli dari dalam hingga luar negeri. 

"Hanya cara rantai ini lah kita mengentaskan kemiskinan pesisir," ujarnya. 

"Pesisir itu banyak orang susah, nggak kayak orang elit-elit ini yang hidupnya itu bisa bertahan tanpa gaji bertahun-tahun, tanpa penghasilan karena banyak tabungan. Nelayan itu tangkap hari itu, jual hari itu, makan hari itu. Itu yang harus yang kita lihat," tuturnya. 

Dengan adanya kebijakan terbaru yang membuka kembali perizinan ekspor benih lobster, membuat para nelayan kembali terbangun. Menurutnya, cara tersebut menjadi salah satu cara agar benih lobster yang ada di laut itu justru bisa menjadi penghasilan para nelayan. 

Sebab, kalau dibiarkan malah akan cepat membusuk atau bahkan hanya menjadi makanan bagi makhluk hidup di dalam laut. 

baca juga

"Juga kalau enggak diangkut dari laut, benih itu karena kecil jadi pakan ikan di dalam laut, sehingga di dalam penelitiannya dari 100 persen kelahiran hanya 0,2 persen yang akhirnya hidup. 99,08 persen itu mati karena tidak survive," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disindir soal Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Justru Tepuk Tangan

Disindir soal Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Justru Tepuk Tangan

News | Senin, 06 Juli 2020 | 19:16 WIB

Fahri Hamzah Pamer Tambak Udang, Fadli Zon: Calon Konglomerat

Fahri Hamzah Pamer Tambak Udang, Fadli Zon: Calon Konglomerat

News | Senin, 06 Juli 2020 | 12:10 WIB

Menteri Edhy: yang Diributin Ekspor, Padahal Prioritasnya Budidaya Lobster

Menteri Edhy: yang Diributin Ekspor, Padahal Prioritasnya Budidaya Lobster

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 14:11 WIB

Terkini

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

×