Novel PA 212: Program RS Tanpa Kelas Hasil Jerih Payah Gerombolan KGB

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 07 Juli 2020 | 12:42 WIB
Novel PA 212: Program RS Tanpa Kelas Hasil Jerih Payah Gerombolan KGB
Jubir Alumni 212, Habib Novel Bamukmin (Suara.com/Chyntia)

Suara.com - Ketua Media Center DPP PA 212 Novel Bamukmin menduga program Rumah Sakit Tanpa Kelas yang diinisiasi Ketua DPP PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning menganut paham komunis.

"RSTK ini sangat kuat diduga komunis banget karena layanan perawatannya sama rasa, sama rata yaitu jenderal disamaratakan dengan kopral," ujar Novel kepada Suara.com, Selasa (7/7/2020).

Novel menyebut program RSTK merupakan hasil jerih payah gerombolan Komunis Gaya Baru (KGB) untuk merendahkan para petinggi di Indonesia untuk meraih simpati dari rakyat kecil. Pasalnya kata Novel, kepentingan orang yang memiliki posisi tinggi dan di bawah, sangatlah berbeda.

"Jelas program RSTK adalah hasil jerih payah gerombolan KGB guna merendahkan para petinggi negeri demi meraih simpati wong cilik. Karena bagaimanapun kepentingan orang yang punya posisi diatas dan dibawah sangatlah berbeda dan dalam Islam ini adalah sunahtullah yang manusia diciptakan berbeda," ucap dia.

Paham komunis kata Novel juga berupaya menarik simpatik rakyat sebanyak-banyaknya untuk menerima ideologi tersebut.

"Karena komunis itu akan berupaya menarik simpatik rakyat seluas luasnya karena memang yang awam sangat dibutuhkan untuk menerima ideologi komunis dengan mudah," tuturnya.

Tokoh Front Pembela Islam itu menuturkan permasalahan gagasan rumah sakit tanpa kelas (RSTK) sudah pernah muncul ke publik pada 26 Juni 2010.

Ketika itu Politisi PDI Perjuangan Ribka dan Rieke mengenalkan gagasan rumah sakit tanpa kelas di hadapan anak cucu PKI di Banyuwangi, Jawa Timur pada 26 Juni 2010.

"Rieke Diah Pitaloka selaku anggota komisi IX DPR RI dari PDIP bersama Ribka Tjibtaning selaku ketua komisi IX Fraksi PDIP di Banyuwangi yang memgumpulkan Anak cucu PKI sebagai moment temu kangen antara anak cucu PKI serta mantan anggota PKI yang akhirnya di grebek oleh FPI Banyuwangi beserta Ormas yang lain karena keduanya disinyalir mensosialisasikan rumah sakit tanpa kelas," kata dia.

baca juga

Tak hanya itu, Novel juga menuding pembangunan RSTK Mega Gotong Royong di Desa Gebang Mekar yang diresmikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri merupakan program komunis.

"Namun anehnya megawati pada tgl 23 oktober 2011 malah membangun RSTK di desa gebang kilir kecamatan gebang Cirebon, Jawa Barat namun sempat mendapatkan kesulitan dari intelejen, karena lagi lagi dicurigai sebagai program komunis dan Megawati pula yang tahun 2017 pada HUT PDIP menyampaikan pidatonya tentang Trisila dan Ekasila yang meneruskan pidato ayahnya (Soekarno) yang membawakan statemennya tentang Trisila dan Ekasila," ucap Novel.

Novel menganggap program rumah sakit tanpa kelas yang digagas Ribka merupakan tanda tanda kebangkitan paham komunis di generasi milenial saat ini.

"Nah kaum komunis bangkit di generasi milenial melalui satu program dan program ini merata dan sudah diwujudkan di sejumlah provinsi di Indonesia termasuk salah satunya yang di Cirebon itu," kata nya

Tanda-tanda kebangkitan komunis lainnya di Indonesia kata Novel yakni munculnya RUU Haluan Idelogi Pancasila. Adapun Ketua Panja RUU HIP yakni Rieke Diah Pitaloka.

Menurutnya RUU HIP tidak memasukkan Tap MPRS nomor 25 Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Anehnya saat ini Rieke Diah Pitaloka malah menjadi ketua panja RUU HIP yang heboh itu lagi lagi aroma komunis sangat kental karna tidak memasukan Tap MPRS nomor 25 tahun 1966 tentang pelarangan komunisme, marxisme dan leninisme dengan begitu klop sudah kebangkitan komunis semakin nyata dengan sangat terang terangan dipertontonkan dan kalau tidak salah lengkap dengan topi yang pernah dipakai Rieke Diah Pitaloka dengan logo bintang merahnya," kata Novel.

Karena itu pihaknya kata Novel akan kembali menggelar aksi untuk menolak RUU HIP yang merupakan tanda kebangkitan komunis.

"Sudah harga mati kami tolak RUU HIP dan segera pemerintah untuk mencabut dan membatalkan RUU HIP dengan tidak ditunda atau diganti dengan nama lain sekalipun dan kami tidak akan berenti sebelum RUU HiP dicabut atau dibatalkan Bahkan siap membuat aksi lebih besar lagi dengan spirit 212," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Soal Syarat Capres: Setuju Minimal 2 Parpol, tapi Harus Ada Batas Maksimal

PDIP Soal Syarat Capres: Setuju Minimal 2 Parpol, tapi Harus Ada Batas Maksimal

News | Senin, 21 September 2026 | 16:11 WIB

Lapas Rawan Pungli, Andreas Pareira Desak KemenImipas Optimalkan Kontrol Digital

Lapas Rawan Pungli, Andreas Pareira Desak KemenImipas Optimalkan Kontrol Digital

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:30 WIB

Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional

Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:44 WIB

Megawati: Hukum Indonesia seperti Zaman Belanda, Dijalankan tapi Tak Berkeadilan

Megawati: Hukum Indonesia seperti Zaman Belanda, Dijalankan tapi Tak Berkeadilan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Terkini

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

×