Array

Studi Terbaru: Covid-19 Bisa Merusak Otak Penderitanya

Rabu, 08 Juli 2020 | 11:19 WIB
Studi Terbaru: Covid-19 Bisa Merusak Otak Penderitanya
Ilustrasi kerusakan otak. [Shutterstock]

Suara.com - Studi terbaru yang dilakukan peneliti di University College London (UCL) menemukan kaitan antara infeksi virus Corona Covid-19 dengan kerusakan otak, peradangan, psikosis dan delirium.

Penelitian yang dipimpin Michael Zandi dari UCL Institute Neurology, mendapati 43 pasien Covid-19 yang mereka teliti, menderita disfungsi otak sementara, stroke, dan kerusakan saraf serius lainnya.

Penelitian ini memperkuat bukti bahwa penyakit yang disebabkan infeksi virus bernama ilmiah Sars-CoV-2 ini memang bisa merusak otak penderitanya.

"Apakah kita akan melihat epidemi pada kerusakan otak skala besar terkait pandemi yang mungkin mirip dengan wabah ensefalitis lethargica pada 1920-an dan 1930-an setelah pandemi influenza 1918? masih harus dilihat," kata Michael Zandi dikutip The National, Rabu (8/7/2020).

Bukti bahwa Covid-19 dapat merusak otak penderitanya membuat para peneliti prihatin. Pasalnya, virus Corona begitu mudah menyebar di mana kini kasus infeksi telah menembus angka 10 juta di seluruh dunia.

Ilustrasi Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

“Kekhawatiran saya adalah bahwa kita memiliki jutaan orang dengan COVID-19 sekarang. Dan jika dalam waktu satu tahun kita memiliki 10 juta orang yang pulih, dan orang-orang itu memiliki defisit kognitif," beber Adrian Owen, Ahli saraf di Western University di Kanada.

"Maka itu akan mempengaruhi kemampuan mereka untuk bekerja dan kemampuan mereka untuk melakukan kegiatan kehidupan sehari-hari."

Dalam studi UCL, yang diterbitkan dalam jurnal Brain, sembilan pasien yang mengalami peradangan otak didiagnosis dengan kondisi langka yang disebut acute disseminated encephalomyelitis (ADEM).

“Mengingat bahwa penyakit ini baru ada selama beberapa bulan, kita mungkin belum tahu kerusakan jangka panjang apa yang dapat disebabkan COVID-19,” kata Ross Paterson, ilmuan yang turut terlibat dalam studi tersebut.

Baca Juga: Presiden Brasil Jair Bolsonaro Positif Corona

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI