Terjadi Lagi, Jasad Pasien Covid-19 Dibuang ke Lubang Pakai Eskavator

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 11 Juli 2020 | 16:13 WIB
Terjadi Lagi, Jasad Pasien Covid-19 Dibuang ke Lubang Pakai Eskavator
Rekaman video yang menunjukkan petugas kesehatan membuang mayat korban Covid-19 di India ke lubang besar menuai kritik keras dan kemarahan dari publik. (BBC).

Suara.com - Publik kembali dibuat geram setelah video rekaman yang memperlihatkan sejumlah jasad pasien Covid-19 diangkut memakai eskavator sebelum di buang ke sebuah lubang di Nellore, India, viral.

Menyadur Times of India, Sabtu (11/7/2020), dalam rekaman tampak petugas yang berbalut setelan alat pelindung diri (APD) mengeluarkan setidaknya tiga mayat dari sebuah ambulans.

Jenazah-jenazah tersebut kemudian diletakan di pisau eskavator dan dibuang dan mendarat di dasar lubang di tepi sungai Penna.

Kolektor distrik Nellore, MV Shenshagiri Babu disebutkan telah menunjuk otoritas berwenang untuk menyelediki kejadian tersebut.

Insiden ini langsung memicu kemaran publik. Mantan kepala menteri dan pemimpin oposisi N Chandrababu Naidu melayangkan kecaman atas pemakaman tak layak ini melalui unggahan twitter.

"Ini terjadi berulang-ulang. Pemerintah harus meminta maaf kepada keluarga-keluarga yang sedang berduka, yang mengharapkan pemakaman yang layak untuk orang-orang yang mereka cintai," ujar Naidu.

Dalam 14 hari terakhir, setidaknya ada tiga insiden pembungan mayat pasien virus corona ke lubang terjadi di India. Dan kasus di Nellore ini merupakan yang ketiga.

Sebelumnya pada 6 Juli, teknik pemakaman serupa terjadi di Tirupati. Menyusul kejadian pembuangan mayat dengan ekskavator yang pertama kali terjadi di Palasa pada 26 Juni lalu.

Pejabat kota mencoba membenarkan apa yang mereka lakukan dengan mengatakan telah mendapatkan izin dari keluarga korban.

baca juga

Namun, kepala menteri Jaganmohan Reddy mengutuk cara pemakaman ini. "Terkejut mendengar kejadian mengangkut mayat pasien Covid-19 dengan eskavator di Palasa"

"Menyedihkan beberapa orang tidak manusiawi pada saat mereka harus menunjukkan rasa iba. Tindakan serius harus diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab sehingga insiden ini tidak terulang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Penggal Wanita karena Dendam, Kepalanya Ditenteng ke Kantor Polisi

Pria Penggal Wanita karena Dendam, Kepalanya Ditenteng ke Kantor Polisi

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 19:04 WIB

Gawat! Hampir 25 Ribu Kasus Virus Corona Terdeteksi di India Dalam Sehari

Gawat! Hampir 25 Ribu Kasus Virus Corona Terdeteksi di India Dalam Sehari

Health | Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:40 WIB

Suami Tega Cekik Istri hingga Tewas, Sembunyikan Jasad di Bawah Ranjang

Suami Tega Cekik Istri hingga Tewas, Sembunyikan Jasad di Bawah Ranjang

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:30 WIB

Terkini

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

×