Niat Membangun Desa, Mahasiswa KKN 15 Tahun Tak Pulang Kampus

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 12 Juli 2020 | 16:14 WIB
Niat Membangun Desa, Mahasiswa KKN 15 Tahun Tak Pulang Kampus
Ilustrasi petani menyemprotkan pestisida. (Pixabay/wuzefe)

Suara.com - Kisah Kasim kembali menjadi sorotan publik. Ia adalah mahasiswa IPB yang 15 tahun tidak pulang kampus usai Kuliah Kerja Nyata atau KKN lantaran melebur dengan masyarakat.

Viralnya kisah Kasim dipicu dari cuitan akun @collegemenfess yang diunggah pada Sabtu (11/7/2020).
Dalam unggahan tersebut @collegemenfess membagikan tangkapan layar artikel berjudul "15 Tahun Tak Pulang Kampus Usai KKN, Mahasiswa IPB Ini Justru Pilih Melebur dengan Masyarakat Petani Desa dan Tinggalkan Bangku Kuliah, Lulus dan Dapat Gelar Insinyur Istimewa Tanpa Skripsi".

"Terharu bacanya," tulis @collegemenfess mengomentari kisah Kasim.

Pria yang bernama lengkap Muhammad Kasim Arifin itu mengambil tindakan berani untuk tidak pulang ke kampus padahal masa KKN telah selesai. Ia merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian, IPB pada tahun 1964.

Kasim disebut-sebut menghilang selama 15 tahun untuk mengabdi pada masyarakat Waimital, Pulau Seram, Maluku.

Ketika KKN, Kasim memperkenalkan program Panca Usaha Tani. Merasa belum cukup memberikan bekal pengetahuan kepada masyarakat di sana, ia memutuskan untuk tidak pulang meskipun KKN telah selesai.

Kasim menolak pulang dan memilih untuk tinggal di Waimital. Sejak saat itu, ia berkontribusi dalam berbagai hal untuk perkembangan dan kemajuan masyarakat di sana.

Misalnya, membuka jalan desa, membangun sawah, dan membuat irigasi. Kasim mengerjakan semua itu tanpa bantuan uang dari pemerintah.

Kontribusi Kasim yang besar membuat dirinya dipanggil Antua oleh warga setempat. Antua adalah sebutan bagi orang yang dihormati di Maluku.

Sebenarnya, banyak pihak yang membujuk Kasim untuk pulang dan menyelesaikan kuliahnya. Namun ia tidak perduli dengan saran dari orang tua hingga rektor IPB.

Kasim akhirnya dapat dibujuk oleh sahabatnya, Saleh Widodo untuk pulang. Kasim pun mendapat gelar insinyur pertanian istimewa, tanpa skripsi, tanpa ujian.

Pengabdiannya di masyarakat Waimital selama 15 tahun menjadi alasan gelar itu dianugerahkan kepada Kasim.

Kisah Muhammad Kasim Arifin kembali viral, mahasiswa IPB yang 15 tahun tidak pulang kampus (Twitter)
Kisah Muhammad Kasim Arifin kembali viral, mahasiswa IPB yang 15 tahun tidak pulang kampus (Twitter)

Pada Minggu (12/7/2020), unggahan akun @collegemenfess telah mendapat 3 ribu retweet dan 16.700 likes. Kisah ini membuat banyak warganet beraksi dan memberikan komentar.

"The real tri dharma perguruan tingginya kepake," kata @masdobleeh.

"Baru baca ini kemaren, terharu banget sebegitu cintanya dia sama apa yang dia lakuin. Sampai akhirnya dia pulang dan diwisuda setelah belasan tahun, sampai akhirnya dia balik lagi ke Maluku dan berakhir balik ke Aceh buat ngajar jadi dosen di sana, salut banget!" ujar @fedoSL_.

"Nah ini, KKN tuh bukan cuma tempat ajang cari selingkuhan yak," komentar @lyzyman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Foto Mobil Parkir di Trotoar depan Hotel, Tuai Kecaman Publik

Viral Foto Mobil Parkir di Trotoar depan Hotel, Tuai Kecaman Publik

Jogja | Minggu, 12 Juli 2020 | 11:40 WIB

Diberhentikan Polisi Karena Ngebut, Pria ini Ungkap Alasan Mengerikan

Diberhentikan Polisi Karena Ngebut, Pria ini Ungkap Alasan Mengerikan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2020 | 16:36 WIB

Deretan Pemotor dengan Skill Tingkat Dewa, Jangan Ditiru Aksinya

Deretan Pemotor dengan Skill Tingkat Dewa, Jangan Ditiru Aksinya

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:47 WIB

Terkini

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB