Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Fadli Zon: Terima Kasih, Erdogan!

Dany Garjito, Rifan Aditya

Senin, 13 Juli 2020 | 12:56 WIB
Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Fadli Zon: Terima Kasih, Erdogan!
Hagia Sophia di Istanbul, Turki. (Murat Demirkan/Pixabay)

Suara.com - Keputusan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menetapkan status Hagia Sophia kembali jadi masjid mendapat kritik dan kecaman dunia.

Namun politisi Indonesia punya pandangan berbeda. Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon justru berterima kasih dengan Erdogan.

Fadli bahkan mengucapkan takbir tatkala mengetahui kabar Hagia Sophia kembali jadi masjid.

Hal itu disampaikannya melalui cuitan yang diunggah ke akun Twitter miliknya pada Sabtu (11/7/2020).

"Turki luar biasa, Hagia Sophia kini menjadi masjid. Allahu Akbar! Terima kasih @RTErdogan," cuit Fadli Zon, dikutip Suara.com, Senin (13/7/2020).

Dalam unggahannya Fadli juga melampirkan informasi dari media daring terkait berubahnya status Hagia Sophia. Ada juga foto-foto yan memperlihatkan arsitektur ruangan situs yang terletak di Istanbul itu.

Fadli Zon terima kasih ke Erdogan, Hagia Sophia kembali jadi masjid (Twitter)
Fadli Zon terima kasih ke Erdogan, Hagia Sophia kembali jadi masjid (Twitter)

Sementara itu, negara pertama yang menentang keputusan Erdogan adalah Yunani. Mereka menganggap langkah itu sebagai bentuk provokasi.

Prancis dan Amerika Serikat juga menyatakan kekecewaannya. Begitu juga dengan Rusia, melalui Wakil Menteri Luar Negeri Alexander Grushko, Moskow menyesali keputusan ini.

Uskup Hilarion, kepala departemen Gereja Ortodoks Rusia untuk hubungan gereja eksternal, merasa sedih mengetahui kabar Hagia Sophia kembali jadi masjid.

baca juga

"Ini adalah pukulan bagi Kekristenan global ... Bagi kami (Hagia Sophia) tetap sebuah katedral yang didedikasikan untuk Juru Selamat," katanya kepada televisi negara Rossiya24 Jumat (10/7) malam.

Namun Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidak mau ambil pusing atas kecaman dan kritikan tersebut.

Menyadur Channel News Asia, Minggu (12/7/2020) Presiden Erdogan mengatakan keputusannya untuk mengubah Hagia Sophia itu mewakili keinginan negara untuk menggunakan "hak-hak kedaulatannya".

"Mereka yang tidak mengambil langkah melawan Islamofobia di negara mereka sendiri ... menyerang kehendak Turki untuk menggunakan hak-hak kedaulatannya," kata Erdogan saat upacara yang ia hadiri melalui konferensi video, dikutip dari Channel News Asia.

"Kami membuat keputusan ini tidak melihat apa yang orang lain katakan tetapi melihat apa hak kami dan apa yang diinginkan negara kami, seperti apa yang telah kami lakukan di Suriah, di Libya dan di tempat lain," jelas Erdogan pada Sabtu (10/7).

Untuk diketahui, pada hari Jumat, pengadilan tinggi Turki membatalkan dekrit kabinet tahun 1934, yang mengubah Hagia Sophia di Istanbul menjadi museum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Erdogan Dituding Bermain Politik Agama

Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Erdogan Dituding Bermain Politik Agama

News | Senin, 13 Juli 2020 | 11:38 WIB

Deretan Hal Menarik Hagia Sophia Ini Jarang Diketahui

Deretan Hal Menarik Hagia Sophia Ini Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 13 Juli 2020 | 09:30 WIB

Cinta Penelope Sambut Suka Cita Usai Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid

Cinta Penelope Sambut Suka Cita Usai Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid

Entertainment | Senin, 13 Juli 2020 | 07:45 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×