Meksiko Bakal Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 14 Juli 2020 | 13:48 WIB
Meksiko Bakal Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis
Ilustrasi pesawat. (Shutterstock)

Suara.com - Meksiko sepertinya serius ingin menjual pesawat kepresidenan mereka demi pemerintahan yang lebih hemat. Hal ini sesuai dengan janji Presiden Andres Manuel Lopez Obrador dalam kampanyenya beberapa waktu lalu.

Menyadur US News pada Selasa (14/07/2020), pemerintah sedang mempertimbangkan barter pesawat mewah ini dengan alat medis untuk mengatasi virus corona.

Sebuah tawaran datang dari pembeli yang tak disebutkan identitasnya. Ia meminta pesawat Boeing 787 Dreamliner itu ditukar dengan alat medis dan uang tunai dengan total harga USD 120 juta atau setara Rp 1,7 triliun.

Kepala bank pembangunan milik negara, Jorge Mendoza mengatakan pesawat itu harus dijual dengan harga yang sesuai dengan nilainya dan tak boleh lebih rendah dari harga yang ditetapkan PBB, USD 130 juta.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berbicara pada konferensi pers, di National Palace di Kota Meksiko, Meksiko (21/5/2019). [REUTERS/Henry Romero/djo/ama via ANTARA Foto].
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berbicara pada konferensi pers, di National Palace di Kota Meksiko, Meksiko (21/5/2019). [REUTERS/Henry Romero/djo/ama via ANTARA Foto].

"Tawarannya datang dalam bentuk uang tunai dan peralatan medis," ujar Mendoza yang terlibat dalam penjualan itu.

Ia juga menjelaskan dia tak bisa memberi rincian atau identitas pembeli karena alasan keamanan.

Tawaran ini sedang dipertimbangkan mengingat Meksiko tengah berjuang melawan virus corona dan kewalahan memenuhi persediaan alat medis seperti oksigen, ventilator dan masker selama pandemi.

Selama ini, Meksiko mendapat sokongan dari AS dan China dalam memenuhi kebutuhannya.

Ilustrasi kebutuhan ventilator. (Shutterstock)
Ilustrasi kebutuhan ventilator. (Shutterstock)

Presiden sebelumnya, Enrique Pena Nieto membeli sebuah jet sebagai pesawat kepresidenan. Layaknya pesawat pemimpin negara, jet ini memiliki sejumlah fasilitas mewah seperti kamar mandi berlapis marmer.

baca juga

Sayangnya, menjual pesawat mewah ini tak mudah dan hingga kini, pesawat ini tak juga laku.

Pada Januari 2020, Presiden Lopez Obrador mengumumkan ada seorang calon pembeli yang menawar pesawat itu dengan harga USD 125 juta namun pemerintah tak bisa melepasnya karena nilainya di bawah harga yang ditentukan PBB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Keuangan Positif Corona, Roda Ekonomi Meksiko Berhenti

Menteri Keuangan Positif Corona, Roda Ekonomi Meksiko Berhenti

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 08:34 WIB

Meksiko Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 dan Tsunami Lokal

Meksiko Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 dan Tsunami Lokal

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 05:22 WIB

Pabrik Baru Beroperasi, 100 Karyawan Volkswagen di Meksiko Positif COVID-19

Pabrik Baru Beroperasi, 100 Karyawan Volkswagen di Meksiko Positif COVID-19

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 15:26 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB