Susi Pudjiastuti Pernah Beli 30 Pesawat Sekaligus, Sandiaga Uno Ngakak

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:56 WIB
Susi Pudjiastuti Pernah Beli 30 Pesawat Sekaligus, Sandiaga Uno Ngakak
Sandiaga Uno ngakak tahu Susi Pudjiastuti beli 30 pesawat sekaligus (YT/SandiunoTV)

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno tak bisa menahan tawa sekaligus takjub saat mengetahui eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berbelanja 30 pesawat sekaligus. Sandiaga Uno tampak tak habis pikir dengan Susi yang bisa memborong pesawat sebanyak itu.

Hal itu terungkap saat Sandiaga Uno mendatangi kediaman Susi Pudjiastuti di Pangandaran, Jawa Barat. Momen tersebut dimuat dalam video YouTube SandiunoTV bertajuk 'Sahabat Lama Bertemu, Nostalgia hingga Ngomongin Bisnis'.

Di hadapan Susi, Sandiaga mengaku pernah membaca salah satu majalah yang menampilkan seorang wanita berbelanja pesawat di salah satu acara Air Show di luar negeri.

Dalam artikel tersebut disebutkan ada seorang wanita yang tak jelas berasal dari mana datang memborong banyak pesawat.

"Begitu saya lihat, lha itu Bu Susi. Kalau orang shopping di mal, ini shopping pesawat. Berapa waktu itu ibu beli?" tanya Sandiaga seperti dikutip Suara.com, Jumat (10/7/2020).

Sandiaga Uno ngakak tahu Susi Pudjiastuti beli 30 pesawat sekaligus (YT/SandiunoTV)
Sandiaga Uno ngakak tahu Susi Pudjiastuti beli 30 pesawat sekaligus (YT/SandiunoTV)

Dengan santai, Susi menjawab jumlah pesawat yang dibelinya mencapai 30 unit pesawat. Mendengar hal itu, Sandiaga terkejut dan langsung tertawa. ia tak menyangka ada seseorang yang membeli banyak pesawat sekaligus.

"30? Itu kayak beli kacang," jawab Sandi sambil tertawa.

Dalam kesempatan itu, Susi menceritakan asal usul ia membeli pesawat sebanyak itu. Awalnya, ia hanya memiliki dua pesawat yang diperuntukkan membawa logistik ikan.

"Ikan sudah makin kurang, jadi harus mengubah haluan dari ekspor pakai kontainer produk frozen (beku) menjadi produk segar dan hidup," ujarnya.

Namun, pada 2004 bencana tsunami menerjang Aceh. Susi tergerak untuk mengerahkan pesawat miliknya membantu logistik di daerah tersebut.

Di sana, banyak warga yang memanggil pesawat itu dengan sebutan Susi Air. Akhirnya tercetuslah ide untuk melanjutkan nama Susi Air hingga berkembang sampai saat ini.

Saat itu, pesawat yang diperbantukan di Aceh juga sempat disewa oleh organisasi luar negeri untuk membantu memulihkan Aceh. Dari hasil penyewaan itu, Susi bisa membeli sebuah pesawat lagi dan membangun masjid di Pangandaran.

"Hasil dari tsunami dapat pesawat satu dan masjid saya bangun 2005, selesai 2006, eh Pangandaran tsunami. Alhamdulillah sudah jadi bisa dipakai buat pengungsi," ungkap Susi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diajak Masak Bareng Chef Arnold, Susi Pudjiastuti: Berani Bayar Berapa?

Diajak Masak Bareng Chef Arnold, Susi Pudjiastuti: Berani Bayar Berapa?

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:36 WIB

Logo Partai Gerindra Diganti Lobster, Susi Pudjiastuti Beri Celetukan Maut

Logo Partai Gerindra Diganti Lobster, Susi Pudjiastuti Beri Celetukan Maut

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 15:19 WIB

Ini 5 Mantan Menteri yang Diminta Kembali Masuk ke Kabinet Jokowi

Ini 5 Mantan Menteri yang Diminta Kembali Masuk ke Kabinet Jokowi

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 15:55 WIB

Terkini

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz

Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:06 WIB

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:32 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB