Ujaran Poyuono Selalu Dikaitkan Gerindra, Habiburokhman: Ada Konspirasi

Rendy Adrikni Sadikin, Ruhaeni Intan

Jum'at, 17 Juli 2020 | 13:20 WIB
Ujaran Poyuono Selalu Dikaitkan Gerindra, Habiburokhman: Ada Konspirasi
Habiburokhman. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman mencurigai adanya konspirasi di balik pernyataan Arief Poyuono yang dilakukan oleh oknum. Pasalnya, setiap kali Poyuono membuat pernyataan, hal tersebut selalu dikaitkan dengan Partai Gerindra.

Melalui akun Twitter-nya @habiburokhman, ia pun kembali menegaskan posisi Partai Gerindra dengan Arief Poyuono. Ia mengatakan jika segala yang dikatakan Poyuono tak ada sangkut-pautnya dengan Partai Gerindra.

"Sudah jelas tegas kami sampaikan bahwa apapun yang disampaikan Poyuono tidak ada kaitan dengan Gerindra. Yang bersangkutan sendiri juga mengatakan bahwa dia bicara tidak atas nama Gerindra," tulis @habiburohkman via Twitter.

Cuitan Habiburokhman (Twitter).
Cuitan Habiburokhman (Twitter).

Ia pun curiga ada oknum yang sengaja mengaitkan setiap pernyataan Puyuono dengan Partai Gerindra sehingga seolah-olah pernyataan tersebut selalu mewakili sikap partai.

"Kami waspadai konspirasi hati hitam yang selalu mengkaitkan statement Poyuono dengan Gerindra," katanya.

Sementara itu, dalam cuitan terpisah, Poyuono juga mengeluarkan pernyataan yang tidak jauh berbeda dengan Habiburokhman. Meski masih tercatat sebagai anggota, namun ia mengatakan jika apa yang ia lakukan tak ada urusannya dengan Partai Gerindra.

"Enggak ada urusannya saya mas sama mereka. Saya mau jelaskan kalau PKI itu di era ORLA yang melarang legalisasi perjudian di Indonesia. Nah gimana tuh," tulis Poyuono via akun Twitter-nya @bumnbersatu.

Cuitan Arief Poyuono (Twitter/@bumnbersatu).
Cuitan Arief Poyuono (Twitter/@bumnbersatu).

Belakangan ini, nama Poyuono kembali menjadi sorotan publik lantaran ia mengusulkan agar judi togel dan kasino dilegalkan di Indonesia. Ia menilai hal itu bisa membantu memulihkan perekonomian negara yang tengah terpuruk lantaran pandemi.

"Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di saat Covid-19, satu-satunya cara legalkan judi kasino dan togel sehingga dampaknya akan membuka lapangan kerja dan usaha usaha baru," tulisnya, Senin (13/7/2020).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usul Legalkan Togel, Arief Poyuono Disemprot Tengku Zul

Usul Legalkan Togel, Arief Poyuono Disemprot Tengku Zul

Jogja | Kamis, 16 Juli 2020 | 12:53 WIB

Waketum Gerindra Usul Legalkan Judi dan Togel, Tengku Zul: Ngerti Haram?

Waketum Gerindra Usul Legalkan Judi dan Togel, Tengku Zul: Ngerti Haram?

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 07:05 WIB

Waketum Gerindra Arief Poyuono Usul Legalkan Judi Kasino dan Togel

Waketum Gerindra Arief Poyuono Usul Legalkan Judi Kasino dan Togel

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 18:49 WIB

Ramai Isu Mulan Jameela Dipecat dari DPR, Ahmad Dhani Klarifikasi

Ramai Isu Mulan Jameela Dipecat dari DPR, Ahmad Dhani Klarifikasi

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2020 | 15:31 WIB

Keponakan Prabowo Enggan Dianggap KKN Soal Ekspor Benih Lobster

Keponakan Prabowo Enggan Dianggap KKN Soal Ekspor Benih Lobster

News | Senin, 13 Juli 2020 | 23:47 WIB

Telkomsel Digugat Rp 15 Triliun, Arief Poyuono: Pembelajaran Bagi Operator

Telkomsel Digugat Rp 15 Triliun, Arief Poyuono: Pembelajaran Bagi Operator

News | Senin, 13 Juli 2020 | 14:59 WIB

Pembobol Data Denny Siregar Ditangkap, Kalau Peretas WA Ravio Patra Kapan?

Pembobol Data Denny Siregar Ditangkap, Kalau Peretas WA Ravio Patra Kapan?

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 16:33 WIB

Terkini

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB