Mendagri Tegaskan Kampanye Pilkada 2020 Tak Boleh Lebih dari 50 Orang

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 20 Juli 2020 | 11:10 WIB
Mendagri Tegaskan Kampanye Pilkada 2020 Tak Boleh Lebih dari 50 Orang
Mendagri Tito Karnavian seusai bertemu dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2/2020). (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan peringatan keras terkait aturan kampanye Pilkada Serentak 2020. Tito meminta agar kampanye tidak dilakukan dengan mendatangkan massa lebih dari 50 orang.

Peringatan keras yang dilayangkan Tito tersebut disampaikan berdasarkan kondisi pelaksanaan pilkada di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Hal itu dikatakan Tito saat menghadiri acara rapat koordinasi kesiapan pemilihan Pilkada Serentak 2020 dan pengarahan Gugus Tugas Covid-19 di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Minggu (19/07/2020).

"Saya sudah sampaikan kepada Dirjen Polpum dan Dirjen Otda sampaikan kepada KPU, tegas, tegas saja. Rapat umum tidak boleh lebih dari 50 orang," kata Tito.

"Kalau ada yang tidak bisa mengendalikan lebih dari 50 orang, Bawaslu langsung satu kali dua kali bila perlu tiga kali tidak bisa mengendalikan, diskualifikasi," tambahnya.

Dalam segi pengamanan terdapat TNI dan Polri yang akan menjaganya. Untuk hal ini, Tito meminta dua instansi tersebut bisa cermat dalam mengamati adanya kerumunan kampanye.

Sebab, menurutnya bisa jadi kerumunan kampanye itu penyusup sebagai trik menjatuhkan lawan politiknya.

"Kecuali itu kalau di susupkan, TNI dan Polri harus paham. Kalau itu disusupkan untuk mengganggu supaya dia kena semprit bisa juga relawan politiknya (yang di) tangkap, ini yang mengganggu itu," ujarnya.

Di sisi lain, Tito juga mengingatkan bahwa aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah tegas untuk protokol kesehatannya. Di mana seluruh pendukung calon kepala daerah wajib menggunakan masker, face shield, baju pelindung dan lain-lain.

Terlebih untuk menunjang kreativitas, Tito berharap para peserta Pilkada bisa memanfaatkan masker sebagai alat kampanye.

baca juga

"Kalau satu kontestan saja membagi 100 ribu masker saya sudah hitung berarti 54 juta masker, luar biasa. Itu hand sanitizer dia bagi juga misalnya 50 ribu, dibagikan ini, dua alat utama," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Pembangunan Sleman Kurang Merata, Tokoh Buruh Jogja Maju Pilkada 2020

Sebut Pembangunan Sleman Kurang Merata, Tokoh Buruh Jogja Maju Pilkada 2020

Jogja | Minggu, 19 Juli 2020 | 18:15 WIB

Gibran Putra Jokowi Maju Pilkada 2020, Gus Sahal: Enggak Elok

Gibran Putra Jokowi Maju Pilkada 2020, Gus Sahal: Enggak Elok

News | Minggu, 19 Juli 2020 | 10:35 WIB

PDIP dan Gerindra Pastikan Usung Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020

PDIP dan Gerindra Pastikan Usung Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:20 WIB

Selain Gibran, Ini 44 Paslon yang Diusung PDI Perjuangan untuk Pilkada 2020

Selain Gibran, Ini 44 Paslon yang Diusung PDI Perjuangan untuk Pilkada 2020

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 16:01 WIB

Dapat Restu Maju Pilwalkot Solo, Gibran: Terima Kasih Ibu Megawati

Dapat Restu Maju Pilwalkot Solo, Gibran: Terima Kasih Ibu Megawati

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:08 WIB

Bawaslu Temukan Ribuan Orang Meninggal Dukung Calon Independen di Jabar

Bawaslu Temukan Ribuan Orang Meninggal Dukung Calon Independen di Jabar

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 14:45 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Mendagri Tito Karnavian Berideologi Komunis?

CEK FAKTA: Benarkah Mendagri Tito Karnavian Berideologi Komunis?

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×