Geger Jasad Bayi Dibuang ke Got di Pulogadung, Begini Kesaksian Warga

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 20 Juli 2020 | 13:25 WIB
Geger Jasad Bayi Dibuang ke Got di Pulogadung, Begini Kesaksian Warga
Lokasi penemuan mayat bayi yang dibuang ayah tirinya di Kawasan Industri Pulo Gadung, Cakung, Jatim.

Suara.com - Warga sekitar saluran air di Kawasan Industri Pulo Gadung, Cakung, Jakarta Timur mengaku tak pernah lihat ada gerak-gerak orang mencurigakan sebelum ditemukan jasad bayi MA (2) yang dibuang ayah tirinya Cece Suhandi (32) di tempat tersebut.

"Enggak ada, sebelumnya enggak pernah lihat ada orang mencurigakan," kata Abel (39) yang merupakan warga setempat dan saksi mata saat ditemui Suara.com tak jauh dari lokasi, Senin (20/7/2020).

Abel yang merupakan pemilik tambal ban yang letaknya tak berjauhan dengan lokasi ditemukannya mayat bocah dua tahun itu mengaku selalu menegur jika ada orang yang terlihat gerak-geriknya mencurigakan.

"Makanya kalau di sini, kalau ada orang nongkrong di dekat sini aja pasti saya tanya saya tegur. Soalnya kalau ada kejadian ada apa-apa saya yang pasti ditanyain dan tanggung jawab," katanya.

Adapun menurut Abel, pada Selasa (7/7/2020) ketika jasad bayi itu ditemukan ia kebetulan membuka lapak tambal ban sejak pagi hari. Ia menduga pelaku membuang jasad bayi tersebut pada malam harinya.

Dalam kasus ini, polisi akhirnya mengungkap misteri penemuan mayat MA di di saluran air Kawasan Industri Pulo Gadung, Cakung, Selasa (7/7/2020).

Menurut hasil autopsi forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, balita malang itu tewas karena dianiaya.

Hasil penyelidikan polisi atas perkara itu sampai pada kesimpulan bahwa tersangka pembunuhan adalah ayah tiri korban bernama Cece Suhandi.

"Pelaku menganiaya korban sampai meninggal lalu membuang jasadnya. Pelaku ini, suami kedua dari ibu korban, masih warga Kecamatan Cakung," kata Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait di Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Boneka, Awal Penemuan Mayat Bayi di Got Korban Penyiksaan Ayah Tiri

Dikira Boneka, Awal Penemuan Mayat Bayi di Got Korban Penyiksaan Ayah Tiri

News | Senin, 20 Juli 2020 | 13:10 WIB

Pamit ke Suami Mau Mandi, Siti Aminah Ditemukan Tewas Tengkurap di Kali

Pamit ke Suami Mau Mandi, Siti Aminah Ditemukan Tewas Tengkurap di Kali

Jatim | Senin, 20 Juli 2020 | 12:41 WIB

Mulut Berbusa, Mayat Bayi yang Dibuang Ayahnya ke Got Bikin Warga Bergidik

Mulut Berbusa, Mayat Bayi yang Dibuang Ayahnya ke Got Bikin Warga Bergidik

News | Senin, 20 Juli 2020 | 12:15 WIB

Banyak Sampah, Kali Cipto Lokasi Ayah Tiri Buang Mayat Bayi usai Dibunuh

Banyak Sampah, Kali Cipto Lokasi Ayah Tiri Buang Mayat Bayi usai Dibunuh

News | Senin, 20 Juli 2020 | 11:32 WIB

Tengkorak Kepala Pecah dan Banyak Lebam, Ridwan Tewas di Depan Ruko

Tengkorak Kepala Pecah dan Banyak Lebam, Ridwan Tewas di Depan Ruko

Banten | Minggu, 19 Juli 2020 | 13:38 WIB

Hiii!, Ada Jasad Orok Mengambang di Sungai, Sempat Dikira Bangkai Binatang

Hiii!, Ada Jasad Orok Mengambang di Sungai, Sempat Dikira Bangkai Binatang

Jawa Tengah | Minggu, 19 Juli 2020 | 13:11 WIB

Jasad Bayi Ditemukan di Dekat Mess Pramugari Lion Air, Polisi Buru Pelaku

Jasad Bayi Ditemukan di Dekat Mess Pramugari Lion Air, Polisi Buru Pelaku

Banten | Sabtu, 18 Juli 2020 | 21:19 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB