Jokowi Ingin Pelacakan Penderita TBC Bersamaan dengan Tes Covid-19

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 21 Juli 2020 | 11:21 WIB
Jokowi Ingin Pelacakan Penderita TBC Bersamaan dengan Tes Covid-19
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Youtube/retariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia menargetkan pengurangan Tuberclosis (TBC) pada tahun 2030.

"Kita memiliki target untuk pengurangan Tubercolosis pada tahun 2030, ini menuju ke bebas Tubercolosis," ujar Jokowi dalam Rapat Terbatas tentang Percepatan Eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Karena itu, dirinya meminta jajarannya memperhatikan beberapa hal untuk mencapai target agar Indonesia bisa bebas TBC di tahun 2030.

Pertama yakni melakukan pelacakan agresif seperti Covid-19. Kata dia pelacakan penderita TBC juga bisa dilakukan bersama dengan tes Covid-19.

"Saya kira seperti yang kita lakukan sekarang ini, kita sudah memiliki model untuk Covid-19 yaitu pelacakan segara agresif untuk menemukan dimana mereka, harus dilakukan. Ini mungkin kita nebeng Covid ini, kita juga lacak yang TBC," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut bahwa ada 845 ribu penduduk penderita TBC dan baru 562 ribu ternotifikasi.

"Kita harus tahu bahwa ada 845 (ribu) penduduk penderita TBC dan yang ternotifikasi baru 562 ribu sehingga yang belum terlaporkan masih kurang lebih 33 persen. Ini hati-hati," ucap Jokowi.

Kemudian kedua, yakni pelayananan diagnostik dan pengobatan TBC harus tetap berlangsung dan diobati hingga sembuh.

Selanjutnya memastikan ketersediaan obat-obatan. Bahkan jika dibutuhkan, bisa segera diterbitkan Peraturan Presiden ataupun Peraturan Menteri.

baca juga

"Mulai stok obat-obatan juga dipastikan harus tersedia dan kalau perlu memang butuh perpres atau permen segera terbitkan sehingga risk kita sejak awal, temukan, obati dan sembuh itu betul-betul bisa kita laksanakan. Seperti saya kira yang kita kerjakan terhadap covid ini kita copy untuk TBC. Jelas ini juga menjadi konsen kita untuk menyelesaikan," Jokowi menjelaskan.

Adapun yang ketiga, Jokowi meminta jajarannya melakukan upaya pencegahan preventif dan promotif untuk mengatasi TBC.

Ia menginginkan upaya pencegahan tersebut harus betul-betul dilakukan di lintas sektor termasuk dari sisi infrastruktur.

Pasalnya kata dia, upaya pencegahan bukan hanya dilakukan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial, melainkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

"Semuanya harus dikerjakan terutama untuk tempat tinggal atau rumah yang lembab, kurang cahaya matahari tanpa ventilasi. Terutama ini tempat-tempat yang padat, ini perlu kepadatan lingkungan ini betul-betul sangat berpengaruh terhadap penularan antar individu. Sehingga ini bukan hanya di kementerian kesehatan, bukan hanya kementrian sosial tapi juga Kementerian PUPR juga harus dilibatkan di dalam pengurangan TBC ini," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Penderita TBC di Indonesia Ketiga Tertinggi di Dunia

Jokowi: Penderita TBC di Indonesia Ketiga Tertinggi di Dunia

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 10:51 WIB

18 Lembaga Resmi Dibubarkan Jokowi, Berikut Daftar Lengkapnya

18 Lembaga Resmi Dibubarkan Jokowi, Berikut Daftar Lengkapnya

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 11:15 WIB

Bertemu Presiden, Fahri Hamzah Ungkap Berat Badan Jokowi Turun 3 Kg

Bertemu Presiden, Fahri Hamzah Ungkap Berat Badan Jokowi Turun 3 Kg

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 07:42 WIB

KSP ke Rizal Ramli: Jokowi Pilih Menteri Berdasarkan Pengalaman

KSP ke Rizal Ramli: Jokowi Pilih Menteri Berdasarkan Pengalaman

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 00:10 WIB

Lewat Perpres, Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Lewat Perpres, Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19

News | Senin, 20 Juli 2020 | 22:46 WIB

Presiden Jokowi Bentuk Komite Pemulihan Ekonomi, Ini Alasannya

Presiden Jokowi Bentuk Komite Pemulihan Ekonomi, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 20 Juli 2020 | 22:21 WIB

Jokowi Resmi Bubarkan 18 Lembaga, Ini Rinciannya

Jokowi Resmi Bubarkan 18 Lembaga, Ini Rinciannya

News | Senin, 20 Juli 2020 | 22:03 WIB

Terkini

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:21 WIB

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

×