Dokter Erlina Beberkan Pemicu Kasus Corona RI Melesat di Atas China

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 21 Juli 2020 | 16:55 WIB
Dokter Erlina Beberkan Pemicu Kasus Corona RI Melesat di Atas China
Ilustrasi--Dokumentasi salah satu pasien menjalani pemeriksaan awal di RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta. (Kogasgabpad RS Darurat Wisma Atlet)

Suara.com - Kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia semakin melonjak setiap harinya, bahkan jumlahnya kini melampaui kasus di China.

Menurut Dokter spesialis paru dan Juru Bicara RSUP Persahabatan Erlina Burhan, pemicu meningkatnya kasus Corona di tanah air disebabkan masih adanya transmisi virus terutama di titik-titik keramaian.

Erlina menganggap kasus Covid-19 di Indonesia yang melampui angka kasus di China sebagai sesuatu hal yang luar biasa. Kurva kasus yang kian meningkat itu dinilainya sebagai bentuk belum berhasilnya pengendalian penyebaran virus.

"Ini apa artinya? Artinya bahwa kita barangkali belum bisa mengendalikan penyebaran ini," kata Erlina saat menghadiri acara diskusi Lembaga Survei Indikator secara virtual, Selasa (21/7/2020).

Erlina melihat kemungkinan transmisi virus itu masih terjadi di tempat-tempat yang identik dengan keramaian. Semisal angkutan transportasi publik, lokasi pariwisata ataupun hiburan, perkantoran maupun tempat lainnya yang memang memiliki risiko tinggi akan penyebaran virus.

"Artinya ini kita lihat keramaian, kalau keramaian terjadi, kemungkinan terjadi transmisi itu di situ," ujarnya.

Kian meningkatkan kasus Covid-19 di tanah air mendorong Erlina untuk kemudian meminta kepada tokoh-tokoh publik untuk bisa membantu mengedukasi pentingnya protokol kesehatan. Sebab, menurut hasil survei yang dilakukan oleh Indikator, mayoritas masyarakat kini lebih memilih untuk memprioritaskan ekonomi ketimbang kesehatan.

Kalau mau perekonomian tetap berjalan, maka protokol kesehatan itu bersifat mutlak dilaksanakan. Tetapi ia memberi catatan perlu adanya pengawasan di samping pelaksanaan protol kesehatan itu.

"Artinya pakai masker, jaga jarak, cuci tangan itu harus diawasi secara on the spot bukan hanya hanya retorika atau edukasi-edukasi yang tidak sampai ke masyarakat," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Bagi Pasien Kanker Paru, Deteksi Dini Imunohistokimia Tersedia di RSUP Persahabatan: Sudah Dibiayai BPJS?

Harapan Bagi Pasien Kanker Paru, Deteksi Dini Imunohistokimia Tersedia di RSUP Persahabatan: Sudah Dibiayai BPJS?

Health | Rabu, 29 November 2023 | 13:03 WIB

Terkini

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB