Nolin dan Adel Pinjam HP Tetangga, Jalan 2 Km Cari Sinyal Belajar Online

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 24 Juli 2020 | 10:37 WIB
Nolin dan Adel Pinjam HP Tetangga, Jalan 2 Km Cari Sinyal Belajar Online
Nolin dan Adel. (Antara)

Suara.com - Belajar di rumah aja, tidak berlaku untu Nolin dan Adel, anak desa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Mereka orang miskin, tidak punya ponsel, dan desanya tidak ada jaringan internet.

Kebijakan belajar di rumah karena pandemi virus corona justru membuat orangtua mereka putar otak agar anak-anaknya bisa belajar.

Mereka siswi di salah satu Sekolah Menegah Pertama yang ada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Perjuangan yang tidak mudah bagi Nolin dan sang adik agar dapat ikut kegiatan belajar mengajar di tengah Pandemi COVID-19. Desanya yang tidak memiliki akses internet, memaksa keduanya acap kali harus pergi ke Desa tetangga, yang jaraknya kurang lebih lima Kilometer dari rumah mereka.

"Di sini memang belum ada akes internet," tutur Nolin didampingi adiknya, Adel.

Bahkan masalahnya tidak hanya itu saja, mereka berdua hanya mempunyai satu perangkat gawai dan itupun hanya dipinjam dari tetangganya. Handpone yang dipinjami tetangganya tersebut kemudian mereka pakai bergantian selama belajar daring.

"Saya kelas sembilan (3), kalau adik saya kelas delapan (2). Jadi kalau mau belajar online itu, HP-nya dipakai ganti gantian. harus ke Desa sebelah yang ada towernya juga kalau mau belajar," ungkap Nolin.

Memang, ekonomi menjadi kendala utamanya. kedua orang tua Nolin dan Adel hanya berprofesi sebagai Petani, yang penghasilanya tidak menentu. Hingga sekarang, Adel mengaku telah mengeluarkan uang sebanyak Rp 500 ribu rupiah, untuk digunakan mengisi pulsa data internet setaip belajar daring.

"Sudah ada Rp 500 ribu mungkin untuk isi pulsa. Untuk ikut belajar," jelasnya

Mereka berdua tidak ingin berhenti belajar menuntut ilmu dan menjadi pemilik masalalu, namun kakak beradik ini giat belajar dengan tujuan menjadi pemilik masa depan.

baca juga

Pagi itu, Rabu, 22 Juli 2020, wajah sumringah terpancar dari raut muka kedua kakak beradik ini, ketika gurunya mendatangi langsung rumah mereka yang ada di Desa Tongoa, Dusun Dongi-Dongi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Sejumlah guru dari sekolah, tempat mereka menimba ilmu datang langsung kerumah Nolin dan Adel untuk memberikan modul yang berisikan materi pembelajaran serta soal kepada mereka.

Ini menjadi salah satu langkah yang dilakukan oleh pihak sekolah SMPN 16 Sigi, kepada sejumlah siswa yang sulit mengikuti belajar daring. Meskipun, pihak sekolah mengaku sistem pembelajaran ini tidak begitu efektif.

"Sistem seperti ini tidak begitu efektif. Contohnya, tadi saja ada yang bertanya, ibu bagaimana menjawab soal ini. Karena kami juga tidak dibolehkan untuk tatap muka langsung secara lama dengan murid murid," ujar Bungaria, Wakil Kepala SMPN 16 Sigi.

Sistem pembelajaran mendatangi langsung rumah siswa ini akan dilakukan pihak sekolah sebanyak tiga kali dalam seminggu.

"Kami juga mengerti, makanya soal soal yang diberikan tidak begitu sulit.dan jawabannya sudah ada di modul," jelas Bungaria.

Letak geografis menjadi permasalahan tersendiri. Mengingat tidak sedikit rumah siswa yang jaraknya sangat jauh.bahkan ada di Luar Kabupaten, seperti rumah Nolin dan Adel.

"Kalau ke Dongi-dongi cuman jarak saja yang jauh. Ada juga rumah siswa kita tidak terlalu jauh dari sekolah, tapi medannya ekstrem karena jalannya rusak,” ungkapnya.

Dinas Pendidikan setempat mengaku, selama program seperti itu diberlakukan, sekolah diperbolehkan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk membiayai operasional para guru. Meskipun nominalnya tidak begitu besar.

“Mereka juga diperbolehkan untuk menggunakan dana BOS sebagai operasional guru. Nominalnya tergantung jarak, kalau tidak salah, tadi mereka bilang Rp 12.000,” ungkap Andi Arno, Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Sigi.

Dinas pendidikan mengaku tidak bisa berbuat banyak, terkait kendala yang dialami sejumlah siswa-siswi. Keterbatasan anggaran menjadi kendala dan terpaksa kerja ekstra harus dilakukan.

Langkah efektif saat ini yang dilakukan Disdikbud Kabupaten Sigi hanya mendampingi dan memberikan dukungan kepada seluruh tenaga pengajar.

“Sistem pembelajaran saat ini hanya dua, yakni luring atau luar jaringan (off line) dan daring/dalam jaringan. Di Kabupaten Sigi kami memilih luring karena tidak semua orang tua siswa maupun siswi memiliki handphone, bahkan hampir sebagian besar wilayah disini masih kesulitan jaringan internet," jelasnya.

Mungkin, kesulitan belajar secara daring ini tidak hanya dirasakan oleh Nolin dan Adel. Tapi bagi mereka siswa yang ada di daerah lain di Indonesia.

Seperti perkataan seorang Filsuf asal Yunani, Aristoteles, yaitu Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tapi buahnya manis. Hal ini seperti yang dirasakan Naolin dan Adel serta siswa-siswi di Desa Tongoa, Dusun Dongi-Dongi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah lainnya yang tetap giat belajar meski sebagian besar terkendala perangkat dan akses internet. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 08:30 WIB

Berawal dari Cuitan Arie Kriting, Ini Sosok Gubernur Sulteng yang Panen Pujian Warganet

Berawal dari Cuitan Arie Kriting, Ini Sosok Gubernur Sulteng yang Panen Pujian Warganet

Video | Jum'at, 04 September 2026 | 19:00 WIB

Harta Kekayaan Anwar Hafid Gubernur Sulteng yang Dipuji Kinerjanya Nyata

Harta Kekayaan Anwar Hafid Gubernur Sulteng yang Dipuji Kinerjanya Nyata

News | Selasa, 01 September 2026 | 18:29 WIB

9 Program BERANI Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Jadi Sorotan Berkat Utas Arie Kriting

9 Program BERANI Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Jadi Sorotan Berkat Utas Arie Kriting

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:42 WIB

Sosok Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah, yang Panen Pujian Berkat Utas Arie Kriting

Sosok Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah, yang Panen Pujian Berkat Utas Arie Kriting

News | Selasa, 01 September 2026 | 18:52 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Istri Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Sempat Ungkap Ciri-ciri Pelaku Sebelum Meninggal

Istri Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Sempat Ungkap Ciri-ciri Pelaku Sebelum Meninggal

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Sulawesi Tengah Terus Diguncang Gempa: Sampai Kapan Kita Hanya Bisa Pasrah?

Sulawesi Tengah Terus Diguncang Gempa: Sampai Kapan Kita Hanya Bisa Pasrah?

Your Say | Senin, 06 Juli 2026 | 15:19 WIB

Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi

Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi

Foto | Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:08 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×