Save The Children: Rekor Suhu Tertinggi dan Covid-19 Jadi Gejala Bumi Sakit

Bangun Santoso | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2020 | 09:40 WIB
Save The Children: Rekor Suhu Tertinggi dan Covid-19 Jadi Gejala Bumi Sakit
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa pandemi yang disebabkan oleh virus binatang akan semakin sering dan meluas. Sebagian besar diakibatkan oleh aktivitas manusia, seperti pembabatan hutan dan polusi yang merusak habitat alam liar dan memaksa binatang bersentuhan langsung dengan manusia.

“Akan tetapi, rencana pemulihan Covid-19 membuka kesempatan besar untuk mengurangi risiko pandemi dan bencana ikim," Selina melanjutkan.

"Di samping mendukung penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, rencana pemulihan Covid-19 harus mempercepat perubahan ke ekonomi yang lebih rendah karbon".

Industri yang mendapatkan dananya dari publik harus bertekad kuat dan dapat didorong ke arah kegiatan yang ramah lingkungan. Investasi lebih banyak juga diperutukkan untuk melindungi masyarakat rentan dari krisis di masa yang akan datang.

Selina menambahkan, analisa media sosial Save the Children menggunakan tools Digimind didasarkan pada postingan pengguna yang menyebutkan perubahan iklim dan kata kunci yang berhubungan seperti krisis iklim, darurat iklim, peningkatan suhu global dan pemanasan global. Untuk analisa di Asia Pasifik, kata-kata kunci diterjemahkan dari 9 bahasa – Inggris, Cina, Hindi, Thailand, Tagalog, Burma, Bengali, Vietnam, Khmer dan Bahasa Indonesia. Pencarian dilakukan di 17 negara di Asia Pasifik dengan menggunakan Digimind Historical Search. Periode pencarian adalah Februari – Juni 2019 dan Februari – Juni 2020.

Digimind Historical Search mencakup Instagram, Facebook, Twitter, Blogs, Forum, Koran, Pinterest, Naver, Reddit, Weibo, Tumblr and mengkaji banyak situs. Ke-17 negara di Asia dan Pasifik yakni Afghanistan, Bangladesh, Kamboja, Cina, Fiji, India, Indonesia, Korea, Mongolia, Miyanmar, Nepal, Pakistan, Filipina, Singapura, Srilangka, Thailand dan Vietnam.

Sejumlah kajian ilmiah menemukan adanya kaitan antara gangguan ke ekosistem dan kebiasaan kehidupan mahluk liar, dan peningkatan jumlah pandemi yang diakibatkan adanya transmisi virus dari binatang ke manusia. Gangguan kepada lingkugan memaksa binatang liar dan serangga pindah atau bermigrasi, mendorong mereka berinteraksi dengan manusia lebih sering. Salah satunya adalah penelitian baru-baru ini, lihat Global shifts in mammalian population trends reveal key predictors of virus spill over risk, April 2020, by Christine K. Johnson, Peta L. Hitchens, Pranav S. Pandit, Julie Rushmore, Tierra Smiley Evans, Cristin C. W. Young and Megan M. Doyle.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Jumlah Kasus di Indonesia Hampir Susul Qatar

Update Covid-19 Global: Jumlah Kasus di Indonesia Hampir Susul Qatar

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 09:25 WIB

Kecurigaan Peneliti, China Sengaja Tutupi Kasus Awal Virus Corona Covid-19

Kecurigaan Peneliti, China Sengaja Tutupi Kasus Awal Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 09:06 WIB

Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Perawat Ini Ceritakan Gejala Aneh di Kaki

Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Perawat Ini Ceritakan Gejala Aneh di Kaki

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 08:08 WIB

Robert O'Brien, Penasihat Sekaligus Orang Dekat Trump Positif Corona

Robert O'Brien, Penasihat Sekaligus Orang Dekat Trump Positif Corona

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 07:21 WIB

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu

Foto | Selasa, 28 Juli 2020 | 06:31 WIB

Ngeri, Brasil Laporkan 1.200 Korban Meninggal Covid-19 dalam Sehari

Ngeri, Brasil Laporkan 1.200 Korban Meninggal Covid-19 dalam Sehari

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 05:50 WIB

Profesor UNAIR: Eucalyptus Belum Terbukti Bunuh Virus Corona

Profesor UNAIR: Eucalyptus Belum Terbukti Bunuh Virus Corona

Jatim | Selasa, 28 Juli 2020 | 02:05 WIB

Terkini

Dari Bupati Pati Sudewo hingga Eks Menag Yaqut Akan Lebaran di Rutan KPK, Ini Daftar Lengkapnya

Dari Bupati Pati Sudewo hingga Eks Menag Yaqut Akan Lebaran di Rutan KPK, Ini Daftar Lengkapnya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Pengamat Timur Tengah: Wafatnya Para Petinggi Iran Bisa Jadi Neraka Dunia Buat AS-Israel

Pengamat Timur Tengah: Wafatnya Para Petinggi Iran Bisa Jadi Neraka Dunia Buat AS-Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Penumpukan Penumpang Sempat Terjadi, Terminal Pulo Gebang Kini Lengang Usai Bus Terlambat Datang

Penumpukan Penumpang Sempat Terjadi, Terminal Pulo Gebang Kini Lengang Usai Bus Terlambat Datang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:04 WIB

Mojtaba Khamenei Tantang AS: Tarik Pasukan, Cabut Sanksi dan Bayar Ganti Rugi Rp7.700 Triliun!

Mojtaba Khamenei Tantang AS: Tarik Pasukan, Cabut Sanksi dan Bayar Ganti Rugi Rp7.700 Triliun!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:02 WIB

Fasilitasi Perantau, Sejumlah Anggota DPR RI Gelar Program Mudik Gratis 2026

Fasilitasi Perantau, Sejumlah Anggota DPR RI Gelar Program Mudik Gratis 2026

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:59 WIB

Kapolri Lepas 4.009 Peserta Mudik Gratis Polri, Sopir Dipastikan Bebas Narkoba dan Alkohol!

Kapolri Lepas 4.009 Peserta Mudik Gratis Polri, Sopir Dipastikan Bebas Narkoba dan Alkohol!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:42 WIB

Profil Lengkap Ali Larijani: Akademisi, Jenderal, Negosiator Nuklir, dan Penjaga Revolusi Iran

Profil Lengkap Ali Larijani: Akademisi, Jenderal, Negosiator Nuklir, dan Penjaga Revolusi Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:32 WIB

H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir

H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:20 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Kapasitas Parkir Candi Prambanan Ditambah 2 Kali Lipat

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Kapasitas Parkir Candi Prambanan Ditambah 2 Kali Lipat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:59 WIB