Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi, Pria di Israel jadi Pendonor Sperma

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 29 Juli 2020 | 09:01 WIB
Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi, Pria di Israel jadi Pendonor Sperma
Ilustrasi sperma.[Shutterstock]

Suara.com - Ratusan pria Israel terpaksa menyumbangkan sperma demi mendapatkan uang untuk tetap bertahan hiudup di tengah krisis akibat pandemi virus corona.

Menyadur Times Of Israel, para pendonor terdiri dari tentara dan siswa yang baru lulus, selain itu banyak juga dari kalangan yang diberhentikan dari pekerjaan atau cuti yang tidak dibayar.

Pengangguran di Israel pada hari Minggu mencapai 21,1 persen - atau 855.380 orang - karena pembatasan wilayah yang diberlakukan di tengah penambahan infeksi virus corona harian yang semakin menghantam perekonomian.

Beberapa bank sperma baik swasta maupun negeri melaporkan peningkatan donor hingga 300% dalam beberapa pekan terakhir.

Seorang pria berusia 25 tahun dari Haifa bernama Alon mengatakan bahwa ia kehilangan pekerjaan sebagai koki dan memiliki banyak hutang. Saat mencari sumber pendapatan baru, Alon menemukan sebuah pemberitahuan di Rambam Medical Center Haifa yang mencari donor sperma.

Bank Sperma tawarkan program donor sperma mirip selebriti. [Shutterstock]
Bank Sperma tawarkan program donor sperma mirip selebriti. [Shutterstock]

"Saya memutuskan itu adalah peluang yang baik untuk menghasilkan uang," ujar Alon kepada Channel 12.

"Hanya beberapa menit 'bekerja', saya dapat memperoleh, NIS 3.000 (sekitar Rp 12 juta) sebulan dan bisa lebih banyak lagi. Ini penghasilan besar saat ini, sementara saya menganggur." jelas Alon.

"Saya tahu banyak anak muda yang berhutang karena virus corona, dan memutuskan untuk menyumbangkan sperma di bank sperma swasta atau rumah sakit sehingga mereka akan punya uang untuk melunasi hutang untuk bertahan hidup di masa mengerikan ini," katanya.

Seorang siswa berusia 26 tahun dari Tel Aviv mengatakan dia sudah menyumbang ke bank sperma swasta beberapa kali dan menghasilkan sekitar NIS 5.000 ( sekitar Rp 21,2 juta).

baca juga

"Saya belum pernah ke bank sperma. Seorang teman baik mengajak saya untuk menyumbangkan sperma dan mengatakan itu benar-benar membuahkan hasil. Untuk setiap donasi, saya dapat menghasilkan NIS 1.000 (Rp 4,2 juta), NIS 1.500 (Rp 6,3 juta), yang lebih baik daripada tidak sama sekali

"Setidaknya saya memiliki penghasilan yang aman sehingga saya tidak bangkrut dan dapat membayar sewa," jelas siswa tersebut.

Bank sperma swasta membayar hingga NIS 1.500 (Rp 6,3 juta) per donasi, tergantung pada detail donor, termasuk tingkat pendidikan, pengalaman militer dan latar belakang orang tua.

Di rumah sakit umum, pendonor menerima sekitar NIS 600 (Rp 2,5 juta) per donasi, tetapi dapat menyumbang dua kali seminggu dan menghasilkan sekitar NIS 4.800 (Rp 20,4 juta) sebulan dalam pendapatan bebas pajak.

Sebelumnya, tidak ada sumbangan sperma karena lockdown dan kekhawatiran mereka akan menularkan virus. Ketika penguncian dicabut, bank sperma swasta melihat peningkatan donasi sebesar 15-30 persen. Bank-bank di rumah sakit umum melihat lonjakan antara 100-300 persen.

"Dari sudut pandang kami, ini adalah hal yang baik yang memungkinkan kami memberi banyak pilihan donor kepada pasien kami, dan tidak kekurangan stock sperma di pusat medis swasta," kata Dr. Ofer Feinro, manajer bank sperma rumah sakit.

"Tujuan kami sebagai lembaga medis umum adalah memberikan layanan terbaik kepada pasien kami dan meningkatkan jumlah donor adalah bantuan yang signifikan." tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India dan Israel Kembangkan Alat Tes Virus Corona Tercepat di Dunia

India dan Israel Kembangkan Alat Tes Virus Corona Tercepat di Dunia

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 12:18 WIB

Selama Covid-19, Peningkatan Obesitas Cenderung Terjadi pada Pengangguran

Selama Covid-19, Peningkatan Obesitas Cenderung Terjadi pada Pengangguran

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 15:43 WIB

Pengamat Sebut RUU Cipta Kerja Bisa Tekan Angka Pengangguran

Pengamat Sebut RUU Cipta Kerja Bisa Tekan Angka Pengangguran

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika

Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres

Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh

Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha

Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla

Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan

Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global

Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global

Jawa Tengah | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta

Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38 WIB

×