WHO: Pandemi Covid-19 Hanya Satu Gelombang bukan Musiman

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 29 Juli 2020 | 20:21 WIB
WHO: Pandemi Covid-19 Hanya Satu Gelombang bukan Musiman
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 ini tidak bersifat musiman, namun hanya terjadi satu kali gelombang besar.

Menyadur Anadolu Agency, juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan dalam konferensi pers PBB yang diadakan di Jenewa bahwa virus Covid-19 menyukai semua cuaca tidak seperti influenza, meskipun banyak orang berpikir itu musiman.

"Dan meskipun virus pernapasan, di masa lalu, memang cenderung melakukan ini, Anda tahu, gelombang musiman yang berbeda. Yang ini berbeda. Yang ini yang harus kita waspadai, dan ia belajar tentang kita seperti kita belajar tentang mereka," ujar Margaret dikutip dari Anadolu Agency.

"Itu virus yang suka semua cuaca. Tapi yang paling disukai adalah melompat dari satu orang ke orang lain ketika kita melakukan kontak dekat, jadi jangan berikan kesempatan itu." jelas Margaret.

Ditanya tentang gelombang kedua, Margaret berkata: "Kami berada di gelombang pertama. Itu akan menjadi satu gelombang besar, itu akan naik dan turun sedikit."

"Sekarang yang terbaik adalah meratakannya dan mengubahnya menjadi sesuatu yang menyentuh di kakimu." jelas Margaret.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Margaret mengatakan bahwa pandemi Covid-19 ini hanya terjadi satu kali gelombang besar. "Tetapi pada saat ini, gelombang pertama, kedua, ketiga, hal-hal ini tidak masuk akal." ujar Margaret.

"Jumlah yang paling kuat dan tertinggi sedang dialami Amerika Serikat. Mereka berada di tengah musim panas. Juga Brasil, mereka adalah negara khatulistiwa." ujar Margaret.

Menurut Pusat Sumber Daya Coronavirus Universitas Johns Hopkins, dari hampir 16,5 juta kasus di seluruh dunia, Amerika Serikat mencatatkan lebih dari 4,29 juta kasus yang dikonfirmasi pada 28 Juli, dengan kasus kematian mencapai 148.056.

baca juga

"Kami juga melihat wabah besar di negara-negara ekuatorial yang sangat hangat seperti Filipina. Jadi, setiap musim tampaknya tidak memengaruhi penularan virus saat ini," kata juru bicara WHO.

Menurut Margaret, yang memengaruhi penularan virus Covid-19 adalah pertemuan massal dan kontak dekat antara setiap masyarakat.

"Orang-orang datang bersama-sama dan orang-orang, tidak menjaga jarak sosial, tidak mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan mereka tidak berhubungan dekat." jelas Margaret.

Margaret mengatakan, untuk melawan Covid-19, masyarakat harus selalu menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan menjaga kesehatan. Selain itu jangan lupa untuk selalu mengenakan masker saat keluar ruangan dan menutup mulut saat batuk.

"Anda harus tinggal di rumah jika Anda merasakan gejala dan memastikan bahwa jika Anda telah melakukan kontak dengan seseorang yang diketahui mengidap Covid-19, Anda harus mengisolasi diri," kata Harris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bio Farma Ungkap Alasan Indonesia Jadi Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19

Bio Farma Ungkap Alasan Indonesia Jadi Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:03 WIB

Ini Alasan Rina Nose Dukung Anji soal Ramai Isu Covid-19

Ini Alasan Rina Nose Dukung Anji soal Ramai Isu Covid-19

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:00 WIB

PBSI Sayangkan Pembatalan Empat Turnamen BWF

PBSI Sayangkan Pembatalan Empat Turnamen BWF

Sport | Rabu, 29 Juli 2020 | 14:52 WIB

Terkini

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:54 WIB

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:53 WIB

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Diskon Spesial BRI di Private Viewing Heritage Culture Tina Andrean 2026

Diskon Spesial BRI di Private Viewing Heritage Culture Tina Andrean 2026

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 13:46 WIB

Bahas RUU LLAJ Bersama DPR, Ini Poin-Poin Penting yang Disetujui Pemerintah

Bahas RUU LLAJ Bersama DPR, Ini Poin-Poin Penting yang Disetujui Pemerintah

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:46 WIB

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:45 WIB

'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN

'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 13:42 WIB

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:41 WIB

×