alexametrics

Kasus Covid-19 DKI Jakarta Sabtu 1 Agustus Capai 21.575 Orang

Reza Gunadha | Erick Tanjung
Kasus Covid-19 DKI Jakarta Sabtu 1 Agustus Capai 21.575 Orang
ILUSTRASI - Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di ruang sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/7/2020). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga]

Selama vaksin belum tersedia, maka penularan wabah harus dicegah bersama-sama dengan disiplin menegakkan pembatasan sosial dan protokol kesehatan.

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 47 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta.

Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

Sementara itu, penambahan kasus positif pada hari ini sebanyak 374 kasus. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta saat ini sebanyak 6.836 kasus (orang yang masih dirawat/isolasi). 

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta pada hari ini sebanyak 21.575 kasus, Dari jumlah tersebut, 13.887 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 852 orang meninggal dunia. 

Baca Juga: Kasus Positif Corona Tertinggi di Jakarta, Sabtu Ini 368 Orang Terinfeksi

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,2 persen, sedangkan Indonesia sebesar 14,6 persen. 

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Namun, persentase kasus positif ini hanya bisa dianggap valid bila standar jumlah tes yang dilakukan telah terpenuhi.

Bila jumlah tesnya sedikit (tidak memenuhi standar WHO), maka indikator persentase kasus positif patut diragukan.

Selama vaksin belum tersedia, maka penularan wabah harus dicegah bersama-sama dengan disiplin menegakkan pembatasan sosial dan protokol kesehatan.

Baca Juga: Ini 29 Lokasi Kawasan Khusus Jalur Sepeda di Jakarta Minggu 2 Agustus

Perlu diingat selalu untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip ini dalam berkegiatan sehari-hari, yakni pertama tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.

Komentar