Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Covid, DPR: Harus Ada Tindakan Hukum

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 03 Agustus 2020 | 11:33 WIB
Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Covid, DPR: Harus Ada Tindakan Hukum
Wawancara Hadi Pranoto (YouTube dunia MANJI)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay meminta masyarakat berhati-hati terhadap segala informasi terkait dengan Covid-19. Hal itu ia katakan menyusul polemik yang muncul dari musisi Anji dalam wawancaranya dengan Hadi Pranoto menyoal temuan obat Covid-19.

Saleh mengatakan informasi yang salah dapat memberikan dampak yang sangat bahaya. Terlebih di situasi saat ini di mana informasi menjadi salah satu kunci bagi semua orang yang sedang memerangi pandemi Covid-19.

Karena itu, Saleh meminta kepada pihak-pihak terkait agar lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan atau informasi terkait Covid-19. Saleh berujar, informasi bisa menjadi lebih keliru jika pihak yang menyampaikan informasi tidak memiliki latar belakang atau keahlian di bidang ilmu yang ia sampaikan.

“Karena ini menyangkut keahlian khusus, orang yang berbicara mestinya adalah mereka yang memiliki latar belakang pendidikan terkait virus. Kalau semua orang boleh bicara, informasinya akan simpang siur. Bahkan, antara satu dengan yang lain bisa saling tumpang tindih," kata Saleh saat dihubungi, Senin (3/8/2020).

Saleh menambahkan, setiap orang dilarang menyebarkan informasi keliru secara sengaja. Apalagi, lanjut dia, informasi yang disebarkan itu bertujuan untuk membuat orang lain salah dan dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan sepihak dari pemberi informasi.

“Penyebaran informasi yang salah adalah penyesatan. Tindakan seperti ini tentu tidak bisa ditolerir. Jika nyata-nyata merugikan kepentingan umum, harus ada tindakan hukum yang tegas. Saya kira banyak klausul hukum yang bisa diterapkan terkait hal itu," ujar Saleh.

Untuk mengurangi risiko terjadinya kesalahan penyerapan informasi mengebai Covid-19 oleh masyarakat, pemerintah diminta untuk selalu menyampaikan informaai yang benar sebagai bantahan atas informasi yang keliru.

Selain itu, pemerintah juga harus bisa menyaring informasi-informasi keliru tersebut agar tidak sampai dikonsumsi oleh masyarakat.

"Berbagai informasi yang berserakan di media sosial harus disaring. Jika ditemukan ada yang salah, harus diluruskan. Di situlah pentingnya juru bicara Covid-19 yang dibentuk pemerintah. Tentu di dalam tim juru bicara ada ahli-ahli yang representatif untuk meluruskan dan memberikan informasi valid," ujar Saleh.

baca juga

Sebelumnya penyanyi Anji kembali menuai sorotan usai membuat konten bareng Prof. Hadi Pranoto. Lelaki tersebut mengaku berhasil menemukan obat herbal penangkal virus corona atau COVID-19.

Lewat Instagram, pemilik nama asli Erdian Anji Prihartanto ini memberikan penjelasan mengenai itu. Dia mengunggah beberapa artikel terkait dokter Hadi Pranoto yang disebut berhasil menangkal virus corona dengan obat tersebut.

"SUDAH ADA BERITA SEBELUMNYA. Tapi tidak diangkat besar oleh media. Padahal isu ini adalah tentang obat COVID-19. Saya merasa media lebih sering memberitakan yang jelek-jelek dibanding yang baik hingga orang jadi ketakutan dan paranoid. Tidak banyak diberitakan orang-orang yang sembuh," kata Anji pada Sabtu (1/8/2020).

Anji mengaku kerap mendapatkan Direct Massage (DM) di Instagram tentang antibodi virus corona ini. Sehingga dia akan berbagi informasi di mana obat herbal itu bisa didapatkan.

"Atau isu Antivodi COVID-19 ini, yang merupakan karya anak bangsa, yang sudah menyembuhkan ribuan orang. Kenapa? Sudah banyak banget yang menghubungi saya melalui DM maupun tim, meminta obat ini," ungkapnya.

"Sabar ya, dalam waktu seminggu ini saya akan berikan info di mana bisa mendapatkannya," sambungnya lagi.

Lebih jauh laki-laki 41 tahun ini menegaskan dirinya hanya menjadi interviewer saat berbincang dengan Prof. Hadi Pranoto. Dia sendiri akan membuktikan apakah obat herbal itu ampuh menangkal virus corona atau tidak.

"Di video ini saya tidak mau mengeluarkan pernyataan, karena isunya sensitif sekali tentang obat. Saya menjadi interviewer. Saya juga nanti akan mencoba membuktikan obatnya. Untuk beberapa pertanyaan lain tentangnya, saya akan segera tanyakan. Dalam waktu dekat saya akan ngobrol lagi dengan Prof. Hadi Pranoto."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Covid, Epidemiolog: Itu Klaim Sepihak

Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Covid, Epidemiolog: Itu Klaim Sepihak

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 11:10 WIB

Epidemiolog Sebut Klaim Hadi Pranoto Berbahaya: Musuh Kedua Selain Virus

Epidemiolog Sebut Klaim Hadi Pranoto Berbahaya: Musuh Kedua Selain Virus

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:58 WIB

Heboh Klaim Hadi Pranoto, Ucapan Ariel NOAH ke Anji Viral

Heboh Klaim Hadi Pranoto, Ucapan Ariel NOAH ke Anji Viral

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:46 WIB

Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Corona, Epidemiolog: Ini Berbahaya

Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Corona, Epidemiolog: Ini Berbahaya

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:28 WIB

Komentari Obat Buatan Tamu Anji, Via Vallen Tetiba Minta Maaf Gara-gara Ini

Komentari Obat Buatan Tamu Anji, Via Vallen Tetiba Minta Maaf Gara-gara Ini

Jogja | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:17 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×