Ketua DPRD DKI Ungkap Dua Anggota Dewan Positif Covid-19, dari PKS dan PAN

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 03 Agustus 2020 | 17:32 WIB
Ketua DPRD DKI Ungkap Dua Anggota Dewan Positif Covid-19, dari PKS dan PAN
Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019). (ANTARA/Andi Firdaus)

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengungkapkan sudah ada dua anggotanya yang terjangkit Covid-19. Kedua orang itu berasal dari fraksi PKS dan PAN parlemen Kebon Sirih itu.

Prasetio mengatakan, salah satu dari pasien yang positif itu adalah Dany Anwar dari fraksi PKS yang pada Senin (3/8/2020) pagi dinyatakan wafat.

Sementara untuk satu orang lainnya berasal dari Fraksi PAN. Meski begitu, Politisi PDIP ini tak memberikan keterangan rinci.

"Sekarang masih ada dua fraksi (positif corona). PAN dan PKS," ujar Prasetio di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/8/2020).

Anggota dari PAN yang positif Covid-19 itu sudah diketahui sejak pekan lalu. Ia menyebut yang bersangkutan saat ini kondisinya sudah membaik.

"Iya satu (kasus aktif). Kalau saya melihat dari Wakil kami katanya (anggota positif) sudah membaik, mudah-mudahan cepat sembuh dari Covid," jelasnya.

Karena adanya kejadian positif Virus Corona di DPRD DKI, pihaknya sudah menutup gedung DPRD sejak pekan lalu. Hari ini, Senin (3/8/2020), ia juga memperpanjang penutupannya selama satu pekan sampai 9 Agustus mendatang.

"Tapi kalau ditanggal 9 (Agustus) ada ini lagi, bisa kita perpanjang lagi. Tapi kan kita harus bekerja. Kalau tidak bekerja kan ini menjelang APBD Perubahan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, jika Prasetio membantah dirinya membuat berita bohong atau hoaks terkait penyebab meninggalnya anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PKS Dany Anwar. Ia menyatakan Dany wafat karena Covid-19.

baca juga

Ketika kabar meninggalnya Dany mencuat, Prasetio dalam salah satu pemberitaan menyebut mantan Calon Wakil Gubernur pada Pilkada 2007 lalu itu wafat karena Covid-19.

Meski kemudian pihak PKS membantahnya, dia mengatakan info yang beredar dari dirinya itu bukan isu belaka.

"Bukan isu, tapi dinyatakan meninggal karena Covid-19," ujar Prasetio di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/8/2020).

Namun ia menyebut Dany juga wafat karena adanya penyakit bawaan yang memberatkan sakitnya. Salah satu yang sudah terungkap adalah Dany mengidap diabetes.

"Dia juga ada penyakit di yang membawai di badannya, ada gulanya, mungkin ada jantung," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPRD DKI Dany Anwar Diduga Meninggal karena Covid-19, PKS Membantah

Anggota DPRD DKI Dany Anwar Diduga Meninggal karena Covid-19, PKS Membantah

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 15:55 WIB

Belum Aman Corona, Gedung DPRD DKI Kembali Di-lockdown Selama 1 Pekan

Belum Aman Corona, Gedung DPRD DKI Kembali Di-lockdown Selama 1 Pekan

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:38 WIB

Dany Anwar Wafat, DPRD DKI: Orangnya Lumayan Cuek, Enggak Dirasa Jika Sakit

Dany Anwar Wafat, DPRD DKI: Orangnya Lumayan Cuek, Enggak Dirasa Jika Sakit

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:13 WIB

Terkini

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB