Epidemiolog Sebut WFH Jadi Opsi Utama Kala Kurva Covid-19 Kian Meningkat

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 03 Agustus 2020 | 18:40 WIB
Epidemiolog Sebut WFH Jadi Opsi Utama Kala Kurva Covid-19 Kian Meningkat
Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)

Suara.com - Kurva kasus positif Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia kian meningkat setiap harinya. Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menilai, kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) menjadi pilihan utama agar kurva kasus bisa menurun. 

Beragam kebijakan terus digodok pemerintah pusat ataupun daerah guna menyesuaikan situasi penularan Covid-19 di tengah masyarakat. Menurutnya, WFH menjadi salah satu kebijakan yang bisa diterapkan kembali apabila melihat situasi saat ini. 

"WFH itu opsi utama dalam situasi pandemi yang belum terkendali seperti saat ini. Setidaknya sampai akhir tahun ini," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Senin (3/8/2020). 

WFH bisa kembali diterapkan dengan penyesuaian kebutuhan setiap perusahaan. Bekerja dari kantor bisa dilakukan bagi para karyawan yang memang sangat dibutuhkan dan sudah memenuhi kriteria kesehatan. 

"Adapun yang masuk harus yang betul-betul memenuhi kriteria kesehatan dan juga memang sangat esensial. (Karena) pandemi ini belum selesai dan cenderung masih lama," ujarnya. 

Di luar itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan aturan ganjil genap (gage) kendaraan agar tidak memperluas penyebaran Covid-19. Menurut Dicky, aturan tersebut perlu diintegrasikan dengan kebijakan jam kerja masing-masing perusahaan yang beroperasi. 

Pasalnya aturan gage tersebut otomatis bakal berpengaruh kepada meningkatnya volume penumpang transportasi umum. Kalau tidak diantisipasi, jumlah penumpang di transportasi umum bakal membludak dan mengabaikan jaga jarak.

"Contoh praktisnya kalo mau menerapkan gage pada pegawai yang memang memenuhi kriteria untuk bekerja di kantor (tidak ada komorbiditas dan dinyatakan sehat lewat test covid) bila memiliki kendaraan pribadi maka izin kerjanya disesuaikan dengan aturan ganjil genap," pungkasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Jarak di Angkutan Umum Berpotensi Terabaikan saat Pemberlakuan Gage

Jaga Jarak di Angkutan Umum Berpotensi Terabaikan saat Pemberlakuan Gage

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 18:34 WIB

Epidemiolog Sarankan Ganjil Genap Terintegrasi dengan Jadwal Jam Kantor

Epidemiolog Sarankan Ganjil Genap Terintegrasi dengan Jadwal Jam Kantor

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 16:39 WIB

Pemprov DKI Disebut Salah Langkah Jika Tekan Virus Corona Lewat Aturan Gage

Pemprov DKI Disebut Salah Langkah Jika Tekan Virus Corona Lewat Aturan Gage

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas

Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi

Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri

Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri

Banten | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal

Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:05 WIB

WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor

WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah

Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×