Array

PSI Ngaku Ditawari Rp 1 M agar Tinggalkan Gibran, Kena Skakmat Refly Harun

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 08:58 WIB
PSI Ngaku Ditawari Rp 1 M agar Tinggalkan Gibran, Kena Skakmat Refly Harun
Refly Harun menyoroti pengakuan PSI yang ditawari 1 miliar agar melawan Gibran. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Pakar Hukum dan Tata Negara Refly Harun mengatakan, pengakuan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang ditawari Rp 1 miliar untuk melawan Gibran Rakabuming Raka menunjukkan bahwa candidacy buying tidak dianggap sebagai sebuah kejahatan dalam Pemilu.

Ketua DPD PSI Solo, Antonius Yoga Prabowo mengaku pihaknya ditawari Rp 1 miliar agar mau mendukung pasangan Achmad Purnomo-Anung Indro Susanto oleh beberapa orang. Namun mereka menolak.

Refly Harun lantas melihat fenomena candidacy buying atau membayar partai politik demi mendukung seorang kandidat dalam pemilihan umum seperti itu bukan lagi dianggap sebagai kejahatan.

"Candidacy buying itu tidak dianggap sebagai sebuah kejahatan atau tindak pidana pilkada atau pemilu," kata Refly dilansir Suara.com dari kanal YouTube-nya, Jumat (7/8/2020).

Padahal, Refly menambahkan, Undang-undang jelas mengatakan tidak boleh menerima uang dari calon secara langsung maupun melalui perantara.

"Kalau kemudian terbukti tentu dengan proses hukum, maka partai yang bersangkutan dihukum tidak bisa mencalonkan untuk Pilkada ke depannya, dan calonnya akan didiskualifikasi," jelas Refly

Kendati demikian, dirinya tak menampik jika pada kenyataannya tidak ada pihak-pihak yang terlibat dalam candidacy buying berakhir terkena hukuman.

"Tapi kira-kira bayar ke parpol agar dicalonkan ada enggak? Hampir semua di Pilkada, ya mungkin satu dua yang tidak pakai itu," kata pria lulusan Universitas Gadjah Mada itu.

Menyadur dari Solopos -jaringan Suara.com, Antonius Yoga mengaku ditawari Rp 1 miliar oleh beberapa tokoh politik Solo.

Baca Juga: Lepas Sepatu saat Berkunjung ke Rumah Megawati, Gibran Jadi Sorotan

"Mereka memperkenalkan diri sebagai tim dari pasangan Purnomo-Anung," kata Antonius.

Ia mengaku tawaran bernilai fantastis itu di luar dugaannya, mengingat PSI hanya memiliki satu kursi di DPRD.

"Menurut kami nilainya fantastis. Sebagai pendatang baru, tanpa underestimate (memandang remeh), kami merasa nilai yang ditawarkan di luar dugaan. Apalagi PSI hanya punya satu kursi di DPRD," ujar Antonius.

Antonius melanjutkan bahwa PSI Kota Solo menoah memberikan dukungannya kepada Achmad Purnomo-Anung Indro dan memilih tetap setia pada Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa.

"Itu skenario gerbong politik yang disiapkan. Desain mereka PKS, PAN, dan PSI, karena Partai Gerindra sudah lepas, PSI jadi kunci," ungkap dia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI