Tolak Jual Rumah ke Pemerintah, Jalan Melayang di Atas Rumah Wanita Ini

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 20:58 WIB
Tolak Jual Rumah ke Pemerintah, Jalan Melayang di Atas Rumah Wanita Ini
Ilustrasi jalan tol (Foto: Antara/Arif Firmansyah)

Suara.com - Seorang wanita di China menolak untuk menjual rumah, dan memaksa pihak berwenang untuk membangun jalan di atas rumahnya.

Menyadur News.com.au, Sabtu (8/8/2020), otoritas China membuat keputusan untuk tetap membangun jalan raya, meskipun ada sebuah rumah milik seorang wanita karena menolak untuk menjualnya.

Rumah wanita itu terletak di sebuah lubang di tengah-tengah jalan raya empat jalur, menurut stasiun TV Guangdong.

Rekaman yang dirilis oleh media lokal menunjukkan rumah kecil itu terjepit di antara dua jalur Jembatan Haizhuyong yang baru dibuka di Guangzhou.

Pemerintah China ingin wanita itu menjual rumahnya kepada mereka selama 10 tahun terakhir, tetapi dia menolak untuk mengalah.

Wanita itu, yang mengaku ditawari rumah baru yang tidak bagus, juga menolak tawaran pemerintah untuk tempat baru di samping kamar mayat.

Bangunan tersebut dikenal sebagai "rumah paku" - atau "dingzihu" dalam bahasa Mandarin - karena pemilik rumah menolak kompensasi dari pengembang untuk menghancurkannya.

Sebaliknya, wanita itu tetap tinggal di rumahnya dan sekarang akan mendengar ribuan mobil yang melewati rumahnya melalui Jembatan Haizhuyong.

Namun, wanita tersebut mengaku tidak masalah dengan situasi barunya, ia mengatakan bahwa senang terhadap konsekuensinya dan tidak keberatan dengan apa yang orang lain pikirkan tentang dirinya.

baca juga

"Anda pikir lingkungan ini buruk, tapi saya merasa tenang, membebaskan, menyenangkan dan nyaman," katanya dikutip dari The Sun.

Ini bukan pertama kalinya fenomena tersebut terjadi di China.

Salah satu contoh yang paling terkenal adalah di kota Wenling di mana pasangan tua menolak untuk pindah dan jalan dibangun di sekitar rumah mereka.

Dikutip dari The Guardian, rumah Luo Baogen dan istrinya menjadi viral di tahun 2012 karena menolak dibongkar saat akan dibangun jalan raya.

Jalan raya itu mengarah ke stasiun kereta api yang baru dibangun di pinggiran kota Wenling di provinsi Zhejiang.

Luo mengatakan biaya pembangunan rumah itu 600.000 yuan (sekitar Rp 1,2 miliar), tetapi pihak berwenang telah menawarkan jauh lebih sedikit untuk memindahkannya.

Luo akhirnya secara sukarela setuju untuk meninggalkan rumahnya dengan kompensasi 260.000 yuan (sekitar Rp 544 juta), kata Chen Xuecai, kepala desa Xiayangzhang, kota Wenling, di provinsi pesisir Zhejiang.

"Luo Baogen menerima puluhan orang dari media setiap hari dan rumahnya berdiri di tengah jalan. Jadi dia memutuskan untuk membongkar rumah tersebut," tambah Chen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Tega Bunuh dan Mutilasi Istrinya, Dibuang ke Septic Tank

Suami Tega Bunuh dan Mutilasi Istrinya, Dibuang ke Septic Tank

News | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 20:18 WIB

Warga Amerika Serikat Dapat Benih Misterius dari China. Modusnya?

Warga Amerika Serikat Dapat Benih Misterius dari China. Modusnya?

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:15 WIB

Pengiriman HP 5G Diprediksi Capai 250 Juta Unit di 2020

Pengiriman HP 5G Diprediksi Capai 250 Juta Unit di 2020

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:51 WIB

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:43 WIB

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:37 WIB

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:35 WIB

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:29 WIB

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:25 WIB

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:23 WIB

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:17 WIB

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:08 WIB

Bupati Langkat Diciduk KPK, PAN: Padahal Zulhas Sudah Berulang Kali Ingatkan Integritas

Bupati Langkat Diciduk KPK, PAN: Padahal Zulhas Sudah Berulang Kali Ingatkan Integritas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:58 WIB

×