Halau Corona, Palang Merah Internasional Kirim 43 Ribu Relawan ke Korut

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 10 Agustus 2020 | 15:21 WIB
Halau Corona, Palang Merah Internasional Kirim 43 Ribu Relawan ke Korut
Korea Utara. (Pexels/Simon Rosengren)

Suara.com - Palang Merah Internasional telah mengirim sekitar 43.000 relawan ke Korea Utara untuk membantu memerangi wabah virus corona dan memberikan bantuan bencana banjir.

Menyadur Channel News Asia, Senin (10/8/2020), para relawan juga ditempatkan di kota Kaesong yang saat ini tengah lockdown.

Pemimpin Korut Kim Jong Un pada Juni lalu mengumumkan keadaan darurat dan diberlakukannya penguncian di Kaesong, di dekat perbatasan antar-Korea, setelah seorang pria yang membelot ke Korea Selatan pada 2017, kembali ke kota itu dan menunjukkan gejala virus corona.

Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) telah membangun jaringan luas relawan untuk Korut guna membantu penduduk di sembilan provinsi menghindari virus, serta mengurangi kerusakan akibat banjir dan tanah longsor.

Dalam beberapa hari terakhir, Korut dilanda hujan deras dan banjir yang dikhawatirkan dapat merusak tanaman sehingga mempengaruhi ketersediaan makanan di negara yang terisolasi itu.

Seorang perempuan di Korea Utara sedang menuntun sepeda sembari berbicara di ponsel. [Shutterstock]
Seorang perempuan di Korea Utara sedang menuntun sepeda sembari berbicara di ponsel. [Shutterstock]

"Ratusan rumah rusak serta sebagian besar sawah terendam akibat hujan hebat dan banjir bandang," ujar Antony Balmain, juru bicara IFRC.

Relawan IFRC di Kaesong, kota yang tengah bergulat dengan penguncian dan banjir, memberikan bantuan kepada 2.100 keluarga yang paling terdampak.

Adapun bantuan berupa barang-barang seperti peralatan dapur, selimut, terpal, perlengkapan kebersihan dan wadah air.

"Keluarga didukung dengan pertolongan pertama psikologis dan kegiatan penyadaran untuk menjaga kebersihan dan tetap sehat," imbuh Balmain.

baca juga

Kim Jong Un disebutkan telah mengirim bantuan khusus ke Kaesong. Media pemerintah melaporkan pada Senin (10/8), pasokan biji-bijian dari Pyongyang telah tiba di daaerah lain yang dilanda banjir.

Meski langsung memberlakukan tindakan ketat, namun Korut belum mengonfirmasi atau merilis informasi detil tentang jumlah kasus infeksi virus corona.

IRFC pada Juni lalu telah memberi Korut 10 ribu kit tes virus corona, bersama dnegan termometer inframerah, masker bedah, setelah APD, dan alat pelindung lain.

Sementara di Korsel, setidaknya 32 orang tewas setelah dilanda hujan monsun selama 49 hari, menjadikannya hujan ini terlama di negara itu sejak 1987, yang menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aborsi hingga Pemukulan, PBB Benarkan Korea Utara Aniaya Tahanan Wanita

Aborsi hingga Pemukulan, PBB Benarkan Korea Utara Aniaya Tahanan Wanita

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 09:03 WIB

Virus Corona Pertama di Korea Utara, Kim Jong Un Lockdown Kota Perbatasan

Virus Corona Pertama di Korea Utara, Kim Jong Un Lockdown Kota Perbatasan

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 10:43 WIB

Kelaparan Gegara Pandemi, Korea Utara Imbau Warganya Makan Reptil Ini

Kelaparan Gegara Pandemi, Korea Utara Imbau Warganya Makan Reptil Ini

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 15:26 WIB

Terkini

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

×