Gegara Banjir, Pengantin Pria Ini Hadiri Pernikahan Naik Traktor

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 09 Agustus 2020 | 13:52 WIB
Gegara Banjir, Pengantin Pria Ini Hadiri Pernikahan Naik Traktor
Ilustrasi traktor. (Pixabay/analogicus)

Suara.com - Seorang pengantin pria di India terpaksa menyambangi rumah calon istrinya menggunakan traktor lantaran banjir.

Menyadur Gulf News, Sher Ali menyewa sbeuah traktor setelah kehabisan ide bagaiman bisa sampai di rumah pasangannya tanpa terkena air bah.

Sher Ali dan Alim Miya melangsungkan pernikahan pada Rabu (5/8) lalu. Beberapa hari sebelum hari bahagia keduanya, tanggul sungai besar Gandak jebol.

Akibatnya, banjir langsung melanda sekitar 200 desa di negara bagian Bihar ini, termasuk daerah asal mempelai perempuan di Devkuli, distrik Gopalhanj.

Melihat situasi kampung yang tergenang air, keluarga Ali sempat meminta pihak pengantin perempuan untuk menunda dan mengganti tanggal pernikahan.

Ilustrasi pernikahan India. (Pexels/Viresh Studio Photo)
Ilustrasi pernikahan India. (Pexels/Viresh Studio Photo)

Namun, keluarga Miya tak setuju. Mereka menginginkan acara tetap berlangsung di hari yang telah direncanakan sebelumnya.

Tak memiliki alternatif lain, Ali akhirnya menyewa traktor dan menaikinya bersama keluarga menuju kediaman Miya.

Tantangan ternyata tak berhenti sampai di sini. Pasalnya, agenda akad sedikit tersendat karena rumah Miya ternyata juga terendam banjir.

Ali yang terkejut mengetahui kondisi rumah pasangannya, jadi enggan untuk turun dari traktor.

baca juga

Beruntung keduanya kemudian menemukan cara lain dengan memilih naik ke atap gedung untuk mengikat janji suci.

"Itu adalah peristiwa yang tidak pernah akan kami lupakan seumur hidup kami," ujar Ali.

Setelah melangsungkan akad, keduanya pulang ke rumah bersama dengan menunggangi traktor.

Separuh dari kawasan Bihar saat ini masih terendam air banjir, sementara para penduduk desa terus berjuang untuk bertahan hidup.

Berdasarkan laporan dari departemen penanggulangan bencana Bihar, banjir berdampak pada 6,90 juta penduduk yang menetap di 16 kabupaten di negara bagian tersebut.

Selain itu, air banjir juga merusak tanaman, rumah dan sejauh ini telah menewaskan 21 warga desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Corona, Dokter Ini Malah Kawin Lari Dengan Kekasih di Atas Gunung

Wabah Corona, Dokter Ini Malah Kawin Lari Dengan Kekasih di Atas Gunung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 03:10 WIB

Dokter Bawa Jasad Pasien Corona ke Tempat Kremasi Pakai Traktor

Dokter Bawa Jasad Pasien Corona ke Tempat Kremasi Pakai Traktor

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:28 WIB

Marahi Menantu, Baehaki Tewas Dianiaya Anaknya Pakai Roda Traktor Sawah

Marahi Menantu, Baehaki Tewas Dianiaya Anaknya Pakai Roda Traktor Sawah

Jabar | Sabtu, 04 Januari 2020 | 19:38 WIB

Terkini

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:50 WIB

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:36 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB