Resmi Didaftarkan, Vaksin Covid-19 Langsung Dicoba ke Putri Vladimir Putin

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:54 WIB
Resmi Didaftarkan, Vaksin Covid-19 Langsung Dicoba ke Putri Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin. [AFP]

Suara.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebut vaksin Covid-19 yang dikembangkan Gamaleya National Research Institute telah terdaftar di Kementerian Kesehatan negaranya.

Di samping itu, Putin juga memberitahu bahwa salah satu penerima vaksin virus Corona pertama yang terdaftar di dunia ini adalah putrinya sendiri.

Kabar tersebut diumumkan Vladimir Putin dalam rapat dengan anggota pemerintahan di Moskow, Selasa (11/8/2020).

Menyadur kantor berita Anadolu, uji coba vaksin telah membuahkan hasil positif, di mana semua relawan telah membangun kekebalan terhadap virus Corona.

Kepala Pusat Penelitian Gamaleya National Research Institute, Alexander Gintzburg mengatakan Vaksin ini didasarkan pada adenovirus dan mengandung partikel COVID-19 mati yang tidak dapat berkembang biak sehingga aman.

Namun, vaksin yang diklaim telah melewati tahap uji klinis itu bisa memicu respons imun seperti suhu tinggi hingga masuknya zat asing, kata Gintzburg memeringatkan.

Di tengah keraguan atas vaksin ciptaan Rusia, Putin menegaskan bahwa negaranya telah menjalankan tes yang diperlukan, menurut laporan KRQE.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Pernyataan terkait satu dari dua putrinya turut terdaftar dalam penerima vaksin ini seakan menegaskan pernyataan Putin bahwa vaksin ini bisa dipercaya.

Politikus kelahiran Saint Petersburg ini diketahui memiliki dua orang anak yakni Mariya Putina dan Yekaterina Putina. Terkait siapa yang akan mnerima vaksin, sang presiden tak menyebtukannya.

baca juga

Kementerian Kesehatan Rusia telah menegaskan bahwa vaksin ini akan lebih dulu diberikan kepada pekerja medis, guru dan kelompok rentan terinfeksi Covid-19 lainnya.

Rusia menjadi negara pertama yang mendaftarkan vaksin virus corona. Namun, banyak ilmuwan di dalam dan luar negeri yang skeptis terkait kabar tersebut.

Mereka mempertanyakan keputusan Rusia untuk mendaftarkan vaksin sebelum uji coba Fase 3 yang biasanya berlangsung selama berbulan-bulan dan melibatkan ribuan orang.

Terlepas dari tanggapan ilmuan dunia, Rusia sendiri dikabarkan berencana untuk memulai vaksinasi massal pada Oktober 2020.

"Kami merencanakan vaksinasi yang lebih luas untuk Oktober," katanya kepada media Rusia Interfax dan dilansir dari BBC, Senin, 3 Agustus lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Rusia Ungkap Kelemahan yang Bisa Bunuh Virus Corona, Apa Itu?

Peneliti Rusia Ungkap Kelemahan yang Bisa Bunuh Virus Corona, Apa Itu?

Health | Senin, 10 Agustus 2020 | 18:40 WIB

Rusia Akan Luncurkan Misi ke Bulan pada 2021

Rusia Akan Luncurkan Misi ke Bulan pada 2021

Tekno | Senin, 10 Agustus 2020 | 09:00 WIB

Rusia Daftarkan Vaksin Covid-19 Agustus ini, Siap Diluncurkan pada Oktober

Rusia Daftarkan Vaksin Covid-19 Agustus ini, Siap Diluncurkan pada Oktober

Health | Minggu, 09 Agustus 2020 | 17:33 WIB

Intelijen AS: China, Iran, dan Rusia Coba Mengacaukan Pemilihan Presiden AS

Intelijen AS: China, Iran, dan Rusia Coba Mengacaukan Pemilihan Presiden AS

News | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 20:18 WIB

Profil Turah Parthayana, Youtuber Indonesia yang Kuliah di Rusia

Profil Turah Parthayana, Youtuber Indonesia yang Kuliah di Rusia

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2020 | 19:01 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×