Warga Papua Bantu Galang Dana, Veronica Koman: NKRI Harga Rp 773 Juta

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 12 Agustus 2020 | 20:38 WIB
Warga Papua Bantu Galang Dana, Veronica Koman: NKRI Harga Rp 773 Juta
Mama Yosepa Alomang, pejuang hak asasi manusia Papua, bersama pengacara Aliansi Mahasiswa Papua Veronica Koman. [Jubi]

Suara.com - Pengacara HAM Papua Veronica Koman melontarkan sindiran menohok menyebut harga NKRI sebesar RP 773 juta.

Sindiran itu diungkap usai warga Papua melakukan galang dana untuk melunasi dana beasiswa Veronica Koman yang diminta oleh pemerintah.

Veronica melalui akun Twitter miliknya @veronicakoman. Veronica Koman menyampaikan sindiran untuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang secara tiba-tiba menagih kembali dana beasiswa yang ia gunakan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Australia.

"NKRI Harga Rp 773.876.918," kata Veronica Koman seperti dikutip Suara.com, Rabu (12/8/2020).

Usai mengumumkan ke publik Veronica diminta mengembalikan dana beasiswa senilai Rp 773 juta karena tak mengabdi di Indonesia, warga Papua langsung bergerak melakukan galang dana.

Veronica Koman sindir NKRI harga Rp 773 juta (Twitter/veronicakoman)
Veronica Koman sindir NKRI harga Rp 773 juta (Twitter/veronicakoman)

Akun Twitter @papuaitukita mengajak seluruh warga Papua untuk turun tangan menyumbangkan uang yang mereka punya untuk membantu Veronica Koman terbebas dari hukuman finansial.

"Seruan solidaritas, bantu dan bebaskan Veronica Koman dari hukuman finansial pemerintah RI. Solidaritas adalah kekuatan, donasi kita adalah perlawanan," tulis akun itu.

Akun tersebut menjelaskan, donasi yang didapatkan akan sepenuhnya digunakan untuk membayar sanksi finansial yang menjerat Veronica Koman.

Mengetahui dibantu oleh warga Papua, Veronica Koman memberikan respons di akun Twitter miliknya. Ia menangis membalas pesan ajakan donasi dari warga Papua.

baca juga
Warga Papua galang dana untuk Veronica Koman (Twitter/papuaitukita)
Warga Papua galang dana untuk Veronica Koman (Twitter/papuaitukita)

Bantah tak mengabdi di Indonesia

Veronica membantah bahwa dirinya tidak kembali ke Indonesia setelah masa studinya di Australian National University berakhir.

Ia menduga Kementerian Keuangan telah mengabaikan fakta ia kembali ke Indonesia setelah masa studi.

Veronica menyampaikan keinginannya untuk kembali ke Indonesia, namun ia sedang menghadapi ancaman yang membahayakan keselamatannya.

Pada Oktober 2018 setelah masa studinya di Australian National University berakhir, Veronica Koman mengaku telah mengabdi di Perkumpulan Advokat Hak Asasi Manusia untuk Papua (PAHAM Papua) yang berbasis di Jayapura.

Ia juga aktif memberikan bantuan hukum pro-bono kepada para aktivis Papua pada tiga kasus pengadilan yang berbeda di Timika sejak April hingga Mei 2019.

Veronica meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk bersikap adil dan netral dalam persoalan ini. Ia juga meminta Sri Mulyani tidak ikut menghukumnya karena ia merupakan seorang pengacara HAM untuk Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Papua Galang Dana: Bantu Veronica Koman Kembalikan Uang Beasiswa LPDP

Warga Papua Galang Dana: Bantu Veronica Koman Kembalikan Uang Beasiswa LPDP

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:16 WIB

Veronica Koman Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Ini Kata Aktivis Papua

Veronica Koman Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Ini Kata Aktivis Papua

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:10 WIB

Veronica Koman Diminta Kembalikan Dana Beasiswa, LPDP Panen Kecaman Publik

Veronica Koman Diminta Kembalikan Dana Beasiswa, LPDP Panen Kecaman Publik

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×