Aa Gym Akui Logo HUT RI-75 Mirip Salib, Uki Eks PSI: yang Adil Dong, Ustaz

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 13 Agustus 2020 | 18:36 WIB
Aa Gym Akui Logo HUT RI-75 Mirip Salib, Uki Eks PSI: yang Adil Dong, Ustaz
Eks Jubir PSI Dedek Prayudi - (Twitter/@Uki23)

Suara.com - Eks Jubir PSI Dedek Prayudi mengkritik pendakwah Aa Gym yang mengakui logo HUT RI ke-75 mirip simbol salib. Ia meminta pendakwah bernama asli Abdullah Gymnastiar itu bersikap adil.

Hal itu diutarakan oleh Uki, panggilang akrab Dedek Prayudi, melalui akun Twitter miliknya @uki23.

Ia mengkritik sikap Aa Gym yang meminta publik memaklumi adanya perbedaan pendapat dalam melihat logo HUT RI ke-75.

Uki menilai, seharusnya sikap Aa Gym sebagai seorang tokoh agama meluruskan pendapat yang salah. Bukan memaklumi adanya perbedaan pendapat.

"Bukan sangat memaklumi perbedaan dong, staz. Tapi mesti diluruskan pendapat yang salah," kata Uki seperti dikutip Suara.com, Kamis (13/8/2020).

Lebih lanjut, Uki meminta agar Aa Gym dapat melihat persoalan ini dengan adil. Ia meminta agar Aa Gym dapat meluruskan pendapat yang keliru dalam melihat logo HUT RI ke-75 itu.

"Yang adil dong, staz," imbuh Uki.

Dedek Prayudi mengkritik sikap Aa Gym yang akui logo HUT RI ke-75 mirip salib (Twitter/uki23)
Dedek Prayudi mengkritik sikap Aa Gym yang akui logo HUT RI ke-75 mirip salib (Twitter/uki23)

Aa Gym minta dimaklumi

Pendakwah bernama asli KH Abdullah Gymnastiar itu meminta publik memaklumi munculnya penolakan terkait simbol mirip salib di spanduk HUT RI.

baca juga

Aa Gym menilai ada hikmah dan pelajaran dari perdebatan dari kedua belah pihak soal desain spanduk HUT ke-75 RI tersebut.

Melalui akun jejaring sosial miliknya, Aa Gym menilai perbedaan pendapat itu sangat bisa dimaklumi. Sebab, sebagian ada yang melihat simbol salib pada desain spanduk, ada pula yang tidak.

Thus, Aa Gym berpandangan wajar dan harus dimaklumi jika ada yang protes dan mempertanyakan.

"Sangat bisa dimaklumi bila jadi perbedaan pendapat karena memang sekilas seperti ada tanda salib yang besar," tulis Aa Gym.

Penceramah asal Bandung, Jawa Barat, tersebut mengajak warganet untuk mengambil pelajaran dari polemik spanduk HUT RI tersebut.

Dalam situasi yang sedang krisis saat ini, sebaiknya yang diprioritaskan adalah persatuan dan kesatuan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Logo HUT RI ke-75 Mirip Salib, Eks Menag Lukman Hakim Skakmat Aa Gym

Soal Logo HUT RI ke-75 Mirip Salib, Eks Menag Lukman Hakim Skakmat Aa Gym

News | Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:09 WIB

Logo HUT RI ke-75 Mirip Salib, Tengku Zul: Umat Mayoritas Mau Digilas?

Logo HUT RI ke-75 Mirip Salib, Tengku Zul: Umat Mayoritas Mau Digilas?

News | Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:09 WIB

Dituding Mirip Salib, Spanduk HUT RI Ke-75 Diprotes Ormas Islam

Dituding Mirip Salib, Spanduk HUT RI Ke-75 Diprotes Ormas Islam

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 19:41 WIB

Terkini

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB