Ikuti Langkah China, Filipina Larang Impor Daging Ayam dari Brasil

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 11:45 WIB
Ikuti Langkah China, Filipina Larang Impor Daging Ayam dari Brasil
Ilustrasi ayam impor.[Shutterstock]

Suara.com - Filipina pada hari Jumat (14/8) memberlakukan larangan sementara terhadap impor daging ayam dari Brasil setelah China melaporkan adanya temuan virus Covid-19 di makanan beku yang berasal dari negara tersebut.

Menyadur South China Morning Post, Sabtu (14/8/2020), otoritas kota Shenzhen mengidentifikasi ayam itu berasal dari pabrik milik Aurora, pengekspor ayam dan babi terbesar ketiga di Brasil.

Brasil memiliki wabah Covid-19 terburuk kedua di dunia setelah Amerika Serikat, mencatat lebih dari 3,2 juta kasus dan lebih dari 105.000 kematian sejak pandemi dimulai.

"Dengan laporan baru-baru ini dari China dan sesuai dengan Undang-Undang Keamanan Pangan negara untuk mengatur operator bisnis makanan dan melindungi konsumen Filipina, larangan sementara atas impor daging ayam diberlakukan," kata Departemen Pertanian dalam sebuah pernyataan.

Tidak disebutkan berapa lama larangan itu akan diberlakukan. Brasil menyumbang sekitar 20 persen dari impor daging ayam di Filipina.

Aurora, yang tidak terdaftar, mengatakan belum secara resmi diberitahu oleh otoritas China tentang dugaan kontaminasi virus Covid-19.

Perusahaan itu mengatakan akan mengambil semua tindakan yang mungkin untuk mencegah penyebaran virus corona dan tidak ada bukti penyebarannya melalui makanan.
Kementerian pertanian Brasil mengatakan sedang mencari klarifikasi dari otoritas China mengenai temuan virus corona di produk makanan beku.

Namun, Departemen Pertanian Filipina meyakinkan publik bahwa produk ayam yang saat ini ada di pasar lokal aman untuk dikonsumsi.

Pada Kamis, (13/8) China mengumumkan bahwa sayap ayam beku yang diekspor dari Brasil ke China dinyatakan positif terkena virus korona.

Penemuan tersebut terjadi sehari setelah jejak virus corona penyebab Covid-19 ditemukan pada kemasan udang beku asal Ekuador.

Otoritas China menemukan virus corona pada kemasan makanan laut beku impor yang datang dari kota pelabuhan Dalian.

Makanan laut beku yang dinyatakan positif virus corona tersebut dibeli oleh tiga perusahaan di Yantai, kota pelabuhan di provinsi Shandong timur.

Sejak penemuan virus corona tersebut, China meningkatkan pemeriksaan di pelabuhan di tengah kekhawatiran atas impor makanan.

Kantor Pusat Pencegahan dan Pengendalian Epidemi Shenzhen mengatakan masyarakat harus tetap berhati-hati pada daging impor dan makanan laut beku, dan harus mengambil tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko infeksi.

Selain menyaring semua daging dan makanan laut yang masuk ke pelabuhan utama dalam beberapa bulan terakhir, China juga menangguhkan beberapa impor daging dari Brasil, sejak pertengahan Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pensiun, Manny Pacquiao Siap Calonkan Diri Jadi Presiden Filipina

Pensiun, Manny Pacquiao Siap Calonkan Diri Jadi Presiden Filipina

Sport | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 19:21 WIB

Presiden Duterte Siap jadi Objek Percobaan Vaksin Covid-19 dari Rusia

Presiden Duterte Siap jadi Objek Percobaan Vaksin Covid-19 dari Rusia

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:12 WIB

Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba

Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:32 WIB

Terkini

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB