Timbang Berat Badan Pelanggan Sebelum Makan, Pengusaha Restoran Minta Maaf

Iwan Supriyatna, Rima Suliastini

Minggu, 16 Agustus 2020 | 04:00 WIB
Timbang Berat Badan Pelanggan Sebelum Makan, Pengusaha Restoran Minta Maaf
Ilustrasi restoran (Pixabay Free Photos)

Suara.com - Sebuah restoran di China minta maaf pada pelanggannya karena menerapkan kebijakan baru yang kontroversial, yaitu timbang berat badan sebelum menikmati makanan.

Menyadur Channel News Asia pada Sabtu (15/08/2020), pengusaha restoran ini 'terlalu bersemangat' menyambut kampanye nasional baru yang diserukan Presiden Xi Jinping.

Kini mereka menyesal atas sikap yang berlebihan ketika menginterpretasikan kampanye anti-limbah tersebut.

"Niat awal kami ingin menganjurkan mengurangi limbah dengan memesan makanan dengan cara yang sehat."

ILUSTRASI. Timbangan berat badan saat WFH. (Shutterstock)
ILUSTRASI. Timbangan berat badan. (Shutterstock)

"Kami tidak pernah memaksa pelanggan untuk menimbang diri mereka sendiri," katanya dalam permintaan maaf yang diposting online pada Sabtu pagi.

Restoran daging sapi di pusat kota Changsha ini meminta pelanggannya untuk berdiri di atas timbangan dan memindai data mereka ke dalam aplikasi.

Selanjutnya, pihak restoran akan merekomendasikan pilihan makanan berdasarkan berat dan nilai kalori hidangan. Kebijakan ini langsung menuai kecaman setelah diumumkan pada hari Jumat (14/08/2020).

Sebelumnya, Presiden Xi Jinping meluncurkan kampanye 'operasi piring kosong' yang menargetkan limbah makanan.

"Sampah itu memalukan dan penghematan itu terhormat," kata Xi Jinping dalam pidatonya yang diterbitkan pada hari Selasa.

baca juga

Menurut kantor berita Xinhua, Xi Jinping menggambarkan jumlah makanan yang dibuang di negaranya mengejutkan dan menyedihkan. Jinping bahkan mengatakan limbah makanan adalah musuh terbaru negaranya.

Mengutip sebuah puisi, presiden China ke-7 itu berkata "Siapa yang tahu bahwa dari makanan kita di piring, setiap biji-bijian datang setelah kerja keras?"

"Kita harus tetap menjaga rasa krisis tentang ketahanan pangan. Dampak pandemi Covid-19 tahun ini telah membunyikan alarm." tambahnya.

Otoritas lokal segera bertindak dengan mengadakan 'operasi piring kosong', sebuah inisiatif yang pertama kali disebutkan pada tahun 2013 tetapi diangkat lagi oleh Xi Jinping.

Presiden China Xi Jinping (chinadaily.com)
Presiden China Xi Jinping (chinadaily.com)

Asosiasi Industri Katering Wuhan meminta pihak restoran untuk mengeluarkan sistem 'pemesanan N-1' di mana sebuah grup harus memesan satu hidangan kurang dari jumlah pengunjung.

Restoran harus menawarkan porsi setengah dan lebih kecil serta menawarkan kotak untuk dibawa untuk mengemas sisa makanan.

Kota Xianning, juga di provinsi Hubei, dan Xinyang, di provinsi Henan, juga mengusulkan penerapan sistem N-1 tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Sepuasnya di Hari Kemerdekaan, Ada Promo Menarik di 5 Restoran AYCE

Makan Sepuasnya di Hari Kemerdekaan, Ada Promo Menarik di 5 Restoran AYCE

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 20:08 WIB

Sakti, Pegawai Restoran Ini Bisa Bikin Adonan Pizza dengan Mata Tertutup

Sakti, Pegawai Restoran Ini Bisa Bikin Adonan Pizza dengan Mata Tertutup

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2020 | 09:08 WIB

6 Promo Makanan di Bulan Agustus, dari JCo sampai Hokben

6 Promo Makanan di Bulan Agustus, dari JCo sampai Hokben

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:40 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×