Bela Jokowi, Ruhut Nasihati Amien Rais Momong Cucu Saja di Rumah

Siswanto | Suara.com

Senin, 17 Agustus 2020 | 09:59 WIB
Bela Jokowi, Ruhut Nasihati Amien Rais Momong Cucu Saja di Rumah
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dalam seminar di DPR RI, Selasa (3/9/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Kegaduhan kembali muncul usai  politikus Amien Rais memberikan dua pilihan kepada Presiden Joko Widodo karena selama enam tahun kepemimpinannya dianggap tak menorehkan prestasi cemerlang.

Pilihan yang pertama untuk Jokowi yang diberikan Amien Rais, "Jokowi turun, resign secara sukarela karena ternyata Pak Jokowi tidak punya kompetensi menjadi Presiden Indonesia, kemudian disertai permintaan maaf yang tulus ikhlas kepada seluruh bangsa dan rakyat Indonesia karena Pak Jokowi telah berusaha sesuai kemampuan namun tidak berhasil."

Tapi kalau Jokowi ingin tetap melanjutkan kepemimpinan, pilihan keduanya, "Banting setir kebijakan nasional yang mengarah kepada pembangunan nasional di semua bidang yang betul-betul berasas Pancasila, UUD 1945, melanjutkan tradisi dan perjuangan serta pengorbanan para founding fathers."

Menurut risalah Amien Rais, selama kepemimpinan Jokowi berbagai sektor justru mengalami kemerosotan dan itu tidak terbantahkan.

Perdebatan pun terjadi setelah pernyataan tersebut terlontar ke publik.  

Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menjadi salah satu pembela Jokowi. Dia menanggapi pernyataan Amien Rais secara keras. Ruhut mengungkit kembali sejarah kekalahan Amien Rais di Kongres ke V Partai Amanat Nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 10-12 Februari 2020.

Ketika itu terjadi perebutan kursi ketua umum antara Zulkifli Hasan dan Mulfachri Harahap. Zulkifli yang merupakan besan Amien Rais keluar sebagai pemenang. Sedangkan Mulfachri yang tadinya didukung Amien Rais kalah.

"Pak Amien Rais sudah dimundurkan besannya Pak Zul Ketum PAN, eh masih coba-coba memberi pilihan kepada Presiden RI ke 7 Bapak Joko Widodo mundur atau terus," kata Ruhut Sitompul melalui akun Twitter yang dikutip Suara.com, Senin (17/8/2020).

Lantas, Ruhut menyarankan Amien Rais agar menikmati hari tua di rumah bersama cucu tercinta.

"Sebaiknya di rumah saja momong cucu dari mantu anaknya Pak Zul agar hidup tenang dihari tua," kata Ruhut.

Amien Rais selama ini memang getol mengkritik kepemimpinan Jokowi. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, sampai heran.

"Kalau saya itu jujur ya, saya mesti mau tanya dulu nanti, apa yang belum selesai dari Amien Rais dengan Jokowi?" tanya Ngabalin seperti yang dilansir Suara.com dari tayangan Apa Kabar Indonesia Malam TV One, Minggu (16/8/2020).

"Urusan apa atau ada urusan apa yang hendak disampaikan atau ada urusan apa yang belum selesai," Ngabalin menambahkan.

Ia juga menganggap bahwa ragam diksi yang dipakai Amien Rais selama mengkritik Jokowi lebih cenderung bermakna membenci ketimbang mencerahkan masyarakat.

"Kenapa tingkat kebencian Amien Rais kepada Jokowi itu begitu tinggi, karena semua diksi yang dipakai itu adalah diksi yang tidak mencerahkan publik Tanah Air," kata Ngabalin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngabalin Tanya ke Amien Rais: Kenapa Kebencian pada Jokowi Begitu Tinggi?

Ngabalin Tanya ke Amien Rais: Kenapa Kebencian pada Jokowi Begitu Tinggi?

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:37 WIB

Sebut Jokowi Otoriter, Amien Rais Samakan dengan Kisah Firaun vs Nabi Musa

Sebut Jokowi Otoriter, Amien Rais Samakan dengan Kisah Firaun vs Nabi Musa

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:41 WIB

Amien Rais Sentil Jokowi, Ruhut: Di Matanya Pemerintah Tidak Ada Baiknya

Amien Rais Sentil Jokowi, Ruhut: Di Matanya Pemerintah Tidak Ada Baiknya

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 11:35 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB