Ngabalin Tanya ke Amien Rais: Kenapa Kebencian pada Jokowi Begitu Tinggi?

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:37 WIB
Ngabalin Tanya ke Amien Rais: Kenapa Kebencian pada Jokowi Begitu Tinggi?
Ali Ngabalin angkat bocara soal kritik yang dibuat Amien Rais kepada Jokowi. (YouTube/Apa Kabar Indonesia tvOne)

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara soal kritik yang cokal diutarakan Amien Rais kepada Presiden Joko Widodo.

Kritik yang berturut-turut dilontarkan oleh Amien Rais itu membuat Ngabalin bertanya-tanya perihal kemungkinan urusan yang belum diselesaikan di antara politisi senior itu dengan Presiden Jokowi.

"Kalau saya itu jujur ya, saya mesti mau tanya dulu nanti, apa yang belum selesai dari Amien Rais dengan Jokowi?" tanya Ngabalin seperti yang dilansir Suara.com dari tayangan Apa Kabar Indonesia Malam TV One, Minggu (16/8/2020).

"Urusan apa atau ada urusan apa yang hendak disampaikan atau ada urusan apa yang belum selesai," sambung Ngabalin.

Ia juga menganggap bahwa ragam diksi yang dipakai Amien Rais selama mengkritik Presiden Jokowi lebih cenderung bermakna membenci ketimbang mencerahkan masyarakat.

"Kenapa tingkat kebencian Amien Rais kepada Jokowi itu begitu tinggi, karena semua diksi yang dipakai itu adalah diksi yang tidak mencerahkan publik Tanah Air," kata Ngabalin.

Politisi 51 tahun itu menambahkan bahwa aksi Amien itu justru tidak memberikan pendidikan politik kepada masyarakat Indonesia.

"Ingat baik-baik, saya mau bilang bahwa apa istilah politik 'belah bambu' itu narasi apa dari seorang profesor? Pilihan kata atau kalimat apa itu?" tanya Ngabalin lagi menyentil istilah yang diucapkan Amien Rais.

Ngabalin lantas menyarankan agar Amien Rais menggelar pertemuan langsung dengan Presiden Jokowi.

"Itu Jokowi orang Solo, Bapak orang Solo, apa yang sulit dari pertemuan Bapak berdua? Kenapa tidak bisa kalau ada masukan-masukan yang terbaik untuk pemerintah, untuk Pak Jokowi. Di mana susahnya sebagai tokoh Amien Rais tidak bisa lakukan itu," ujar Ngabalin.

Amien Rais menyuarakan keresahannya dengan mengkritik rezim pemerintahan Joko Widodo melalui rangkaian video yang ia unggah lewat kanal YouTube Amien Rais Official.

Ia menganggap bahwa Presiden Jokowi telah terjebak pada sebuah mentalitas yang tidak seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin negara.

"Tidak boleh seorang presiden terjebak pada mentalitas "koncoisme"," tegas Amien.

Politisi 76 tahun itu juga turut mengkritik orang-orang di Istana, termasuk buzzer, yang dianggapnya selalu pasang badan melindungi Presiden Jokowi dari hujaman kritik.

"Para buzzers bayaran dan para jubir Istana di berbagai diskusi atau acara di banyak stasiun televisi semakin menambah kecurigaan banyak kalangan terhadap politik Jokowi yang beresensi politik belah bambu. Menginjak sebagian dan mengangkat sebagian yang lain," tukas Amien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Kasus Teleponan di Pesawat, Mumtaz Rais Diingatkan Jangan Sok Jagoan

Buntut Kasus Teleponan di Pesawat, Mumtaz Rais Diingatkan Jangan Sok Jagoan

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:22 WIB

Ribut di Pesawat dengan Nawawi KPK, Mumtaz Rais Bantah Dibilang Marah-Marah

Ribut di Pesawat dengan Nawawi KPK, Mumtaz Rais Bantah Dibilang Marah-Marah

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:10 WIB

Anak Amien Rais Ribut dengan Pimpinan KPK, PAN: Tak Perlu Diperpanjang

Anak Amien Rais Ribut dengan Pimpinan KPK, PAN: Tak Perlu Diperpanjang

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:08 WIB

Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK

Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK

Video | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:35 WIB

Minta Jokowi Reshuffle Separuh Kabinet, Amien Rais Singgung Menteri Nadiem

Minta Jokowi Reshuffle Separuh Kabinet, Amien Rais Singgung Menteri Nadiem

News | Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:06 WIB

Pesan Amien Rais ke Jokowi: Presiden Jangan Terjebak Mental Koncoisme

Pesan Amien Rais ke Jokowi: Presiden Jangan Terjebak Mental Koncoisme

News | Kamis, 13 Agustus 2020 | 09:11 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB