Gerindra Tak Masalah KAMI Kritik Pemerintah, Asal...

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Rabu, 19 Agustus 2020 | 10:26 WIB
Gerindra Tak Masalah KAMI Kritik Pemerintah, Asal...
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tidak mempermasalahkan beberapa tokoh yang mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Sebab menurutnya, hal itu merupakan kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi.

Kendati begitu, ia mengingatkan agar dalam hal berpendapat hingga mengkritik pemerintah, KAMI jangan sampai kebablasan.

"Saya pikir begini bahwa hak mengemukakan pendapat itu memang dijamin oleh undang-undang asal tidak kebablasan kan gitu. Sepanjang itu sesuai dengan koridor yang berlaku saya pikir silakan silakan saja para tokoh, masyrakat untuk kemudian membuat kritik membangun untuk pemerintah," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Diketahui sebelumnya, sederet tokoh nasional di antaranya, Gatot Nurmantyo, Rocky Gerung, Din Syamsuddin dan Said Didu menghadiri Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang digelar di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, (18/8/2020).

Lewat akun Twitter, Din Syamsuddin, mengunggah poster yang bertuliskan pernyataan dari para tokoh penggagas KAMI tersebut.

Salah satunya pernyataan dari eks Panglima TNI Jend (Purn) Gatot Nurmantyo.

Dari isi poster tersebut, Gatot mengeluarkan pernyataan keras dan kontroversial.

Ia mengajak rakyat bergabung bersama dengan KAMI untuk menghancurkan pemerintahan oligarki rezim Jokowi.

baca juga

“Bersama gerakan KAMI, mari hancurkan pemerintahan oligarki ini. Sudah saatnya rakyat mengambil alih,” ujar Gatot dalam poster tersebut.

Selain itu, Gatot juga menyampaikan orasinya saat menghadiri deklarasi KAMI.

Dalam orasinya, Gatot juga berbicara kondisi Indonesia akibat proxy war yang diperburuk karena berkembangnya oligarki kekuasaan.

“Kekuasaan dimainkan, dikelola oleh kelompok orang dan tidak beruntung lagi, mereka melakukan dengan topeng konstitusi apakah benar ini terjadi pada negeri kita? Biar rakyat yang menjawab,” ujarnya seperti dikutip Terkini.id--jaringan Suara.com.

Selain itu, ia juga menyinggung permasalahan biologis yang saat ini tengah terjadi di Indonesia, yakni pandemi COVID-19.

Dia menyebutkan, penanganan pemerintah terlihat menggampangkan pandemi itu, bahkan lebih fokus kepada kepentingan lain.

Gatot pun menekankan bahwa dia hadir dalam acara deklarasi KAMI atas nama pribadi.

Ia pun mengaku siap bertanggung jawab apabila ada implikasi hukum dari acara tersebut.

“Sebagai inisiator, Prof Rachmad Wahab, Bachtiar Hamzah, MS Kaban, dan lainnya saya tekan di sini sejak pembukaan dalam acara sampai penutupan nanti apabila ada hal-hal berkaitan berdasarkan hukum maka keseluruhannya yang bertanggung jawab adalah saya pribadi Gatot Nurmantyo,” tegas Gatot.

Sementara Rocky Gerung dalam poster yang dibagikan akun Twitter Din Syamsuddin, mengajak rakyat bergabung bersama KAMI untuk mencabut mandat rezim Jokowi.

“Bersama KAMI mari kita cabut mandat rezim Jokowi! Kemakmuran mutlak milik rakyat,” kata Rocky Gerung dalam poster tersebut.

Sama halnya dengan Gator, Rocky juga menyampaikan orasi politiknya di hadapan sejumlah massa.

Dilihat dari video orasinya yang dibagikan akun Twitter Mas Piyu Ori, nampak Rocky Gerung dengan menggunakan mic melontarkan pernyataan keras yang ditujukan untuk rezim pemerintahan Jokowi.

“Menuntut pemerintah untuk mengusut secara sungguh-sungguh dan tuntas segala pihak yang berupaya melalui jalur konstitusi membuang Pancasila sebagai upaya nyata melumpuhkan NKRI hasil proklamasi 45,” ujar Rocky Gerung.

Rocky Gerung dalam video tersebut nampak mengenakan kemeja abu-abu dan celana panjang berwarna krem. Sementara di lengan kirinya terpasang kain merah putih.

Sedangkan Mantan Petinggi BUMN, Said Didu, menyebut rezim Jokowi dengan sebutan Rezim Zalim.

Ia pun mengajak rakyat mencabut mandat Jokowi dan mengambil alih pemerintahan, kembali ke tangan rakyat.

“Ambil alih pemerintahan ke tangan rakyat! Cabut rezim zalim Jokowi!” demikian pernyataan Said Didu seperti tertulis di poster yang dibagikan akun Twitter Din Syamsuddin.

Selain Din Syamsuddin, Rocky Gerung, Gatot Nurmantyo dan Said Didu, juga hadir dalam deklarasi KAMI sejumlah tokoh lainnya seperti mantan Menteri Sosial, Bachtiar Hamzah dan eks Menteri Kehutanan, MS Kaban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAMI Deklarasi, Arief Poyuono: Beauty Contest  Jelang Reshuffle Kabinet

KAMI Deklarasi, Arief Poyuono: Beauty Contest Jelang Reshuffle Kabinet

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 08:40 WIB

Gatot hingga Rocky Desak Cabut Mandat Jokowi, PDIP: Barisan Sakit Hati

Gatot hingga Rocky Desak Cabut Mandat Jokowi, PDIP: Barisan Sakit Hati

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 20:16 WIB

Peringatan untuk Koalisi Aksi yang Digagas Din

Peringatan untuk Koalisi Aksi yang Digagas Din

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:47 WIB

Deklarasi KAMI, Seruan Keras Gatot hingga Rocky Gerung ke Rezim Jokowi

Deklarasi KAMI, Seruan Keras Gatot hingga Rocky Gerung ke Rezim Jokowi

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:20 WIB

Deklarasi Koalisi Aksi, Analis: Mungkin Ancer-ancer Menuju Pilpres

Deklarasi Koalisi Aksi, Analis: Mungkin Ancer-ancer Menuju Pilpres

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:13 WIB

Jumpa Pers di Istana Negara, Satgas Covid-19 Tegur Acara Deklarasi KAMI

Jumpa Pers di Istana Negara, Satgas Covid-19 Tegur Acara Deklarasi KAMI

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:44 WIB

Amien Rais CS Bentuk KAMI, PKB: Koalisi Orang-orang Kalah Pilpres

Amien Rais CS Bentuk KAMI, PKB: Koalisi Orang-orang Kalah Pilpres

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:26 WIB

Terkini

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:32 WIB

×