Amien Rais CS Bentuk KAMI, PKB: Koalisi Orang-orang Kalah Pilpres

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:26 WIB
Amien Rais CS Bentuk KAMI, PKB: Koalisi Orang-orang Kalah Pilpres
Politikus senior Amien Rais menyebut Presiden Joko Widodo inkompeten dalam memimpin Indonesia. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Politikus PKB Abdul Kadir Karding menanggapi sejumlah tokoh nasional yang mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta.

Karding memandang koalisi tersebut berisikan para mantan pendukung paslon capres dan cawapres yang kalah pada Pilpres 2019.

Ia berujar, dideklarasikannya KAMI juga dapat dimaknai sebagai koalisi orang-orang yang kalah dalam Pilpres.

Diketahui sejumlah tokoh seperti Din Syamsudin, Gatot Nurmantyo, Amien Rais, Rocky Gerung, Refly Harun hingga Said Didu turut dalam deklarasi KAMI.

"Pendeklarasian KAMI dapat dimaknai sebagai koalisi orang-orang yang kalah dalam Pilpres. Karena kalau melihat daftar nama sebagian besar adalah orang-orang yang kecewa ketika Pilpres terdahulu. Ini artinya lanjutan. Lanjutan karena jagonya kalah," kata Karding kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Menurut Karding, orang-orang di balik deklarasi KAMI bisa dikatakan tidak menjalankan demokrasi secara tepat.

Sebab, lanjut Karding, pendukung yang menjadi bagian pihak yang kalah dalam Pilpres seharusnya dapat menerima dan mengambil sikap mendukung pemerintah dalam hal-hal positif.

"Sebenarnya koalisi semacam ini karena kita tahu tujuannya sebenarnya lebih pada oposisi bagi pemerintah kalau melihat gelagatnya," katanya.

Kendati begitu, kata Karding, gerakan semisal KAMI tidak bisa dilarang karena merupakan bagian dari kebebasan berpendapat. Apalagi mengingat Indonesia merupakan negara demokrasi.

"Di negara demokrasi tentu koalisi seperti ini tidak boleh dilarang. Tetapi harapan saya adalah pendapat atau kritik yang dilakukan mestinya harus dibarengi oleh solusi-solusi konkret. Sehingga itu menyehatakn negara kita, menyehatan demokrasi kita," ujar Karding.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amien Rais Tuding Jokowi Otoriter, Anggota Fraksi PDIP: Dia Cari Perhatian

Amien Rais Tuding Jokowi Otoriter, Anggota Fraksi PDIP: Dia Cari Perhatian

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 13:06 WIB

Bela Jokowi, Ruhut Nasihati Amien Rais Momong Cucu Saja di Rumah

Bela Jokowi, Ruhut Nasihati Amien Rais Momong Cucu Saja di Rumah

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 09:59 WIB

Ucapan Ruhut ke Din Syamsuddin Nampol Banget!

Ucapan Ruhut ke Din Syamsuddin Nampol Banget!

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 09:18 WIB

Ngabalin Tanya ke Amien Rais: Kenapa Kebencian pada Jokowi Begitu Tinggi?

Ngabalin Tanya ke Amien Rais: Kenapa Kebencian pada Jokowi Begitu Tinggi?

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:37 WIB

Sebut Jokowi Otoriter, Amien Rais Samakan dengan Kisah Firaun vs Nabi Musa

Sebut Jokowi Otoriter, Amien Rais Samakan dengan Kisah Firaun vs Nabi Musa

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:41 WIB

Selain Main HP di Pesawat, 4 Kasus Mumtaz Rais Lainnya yang Bikin Heboh

Selain Main HP di Pesawat, 4 Kasus Mumtaz Rais Lainnya yang Bikin Heboh

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:43 WIB

Terkini

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB