Detik - detik Dokter Selamatkan Pasien Covid-19 yang Ingin Bunuh Diri

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 24 Agustus 2020 | 11:38 WIB
Detik - detik Dokter Selamatkan Pasien Covid-19 yang Ingin Bunuh Diri
Aksi heroik dilakukan seorang dokter di India. Dia berhasil menyelamatkan seorang pasien Covid-19 yang hendak bunuh diri di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Netaji Subhash Chandra Bose, India. [Instagram / @jabalpur_social]

Suara.com - Aksi heroik dilakukan seorang dokter di India. Dia berhasil menyelamatkan seorang pasien Covid-19 yang hendak bunuh diri di sebuah gedung rumah sakit.

Menyadur Russia Today (RT), Senin (24/8/2020), peristiwa itu terjadi di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Netaji Subhash Chandra Bose di pusat kota Jabalpur.

Menurut akun media sosial rumah sakit, seorang pasien Covid-19 telah merangkak keluar dari jendela lantai empat dan mencoba melompat.

Sebelum tragedi itu terjadi, dokter yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap secara luar biasa mempertaruhkan nyawanya untuk menghentikan aksi nekat pasien.

Dia keluar dari jendela dan marayu pasien yang terduduk di pinggir balkon itu untuk mengurungkan niatnya. Dia pun berhasil mengajak pria putus asa itu masuk ke dalam gedung.

Kejadian itu membuat pihak kepolisian dipanggil. Oang-orang di bawah juga telah bersiap membentangkan kain untuk antisipasi apabila pria itu nekat melompat.

Namun, setelah percakapan dengan dokter dan petugas, pelompat itu berubah pikiran dan memutuskan untuk tidak mempertaruhkan nyawanya, kata pihak rumah sakit.

Penyelamatan disambut dengan sorak-sorai dan tepuk tangan, saat dokter heroik itu melambaikan tangannya sebelum kembali ke dalam.

Meskipun motif pria itu tidak jelas, aksinya dapat dianggap oleh beberapa orang sebagai upaya bunuh diri.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 telah menyebabkan peningkatan penyakit mental dan bunuh diri di India akibat kecemasan dan depresi.

Di India, kasus bunuh diri terkait Covid-19 kerap terjadi. Insiden itu tak hanya dialami para pasien, namun juga dokter selaku garda terdepan.

Pekan lalu, tepatnya Sabtu (22/8/2020), India Times melaporkan dokter bernama S. R. Nagendra gantung diri di rumahnya di kawasan Alanahalli.

Dia diduga nekat mengakhiri hidup karena tekanan pekerjaan. Sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, dia ketakutan apabila menularkan virus ke keluarga.

Hal itu pulalah yang membuatnya memutuskan tinggal di rumah sendirian, dan memindahkan sanak keluarganya ke tempat lain, sebelum akhirnya dia bunuh diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya, AS Izinkan Plasma Darah untuk Pengobatan Covid-19

Akhirnya, AS Izinkan Plasma Darah untuk Pengobatan Covid-19

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 11:16 WIB

Ilmuwan China Diburu AS karena Disebut Pasien Nol Covid-19

Ilmuwan China Diburu AS karena Disebut Pasien Nol Covid-19

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 10:54 WIB

Langgar Protokol Kesehatan, 13 Pengunjung Klub Malam Tewas Digerebek Polisi

Langgar Protokol Kesehatan, 13 Pengunjung Klub Malam Tewas Digerebek Polisi

News | Senin, 24 Agustus 2020 | 10:42 WIB

Update Covid-19 Global: Angka Kematian Indonesia Terbanyak ke-3 di Asia

Update Covid-19 Global: Angka Kematian Indonesia Terbanyak ke-3 di Asia

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 10:23 WIB

PB IDI: 89 Dokter dan 50 Perawat Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19

PB IDI: 89 Dokter dan 50 Perawat Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19

News | Senin, 24 Agustus 2020 | 10:19 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB