Anggaran Dialihkan, Dinas SDA DKI Klaim Pengerukan Lumpur Tak Terganggu

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 27 Agustus 2020 | 11:54 WIB
Anggaran Dialihkan, Dinas SDA DKI Klaim Pengerukan Lumpur Tak Terganggu
Pengerukan endapan sampah yang bercampur lumpur di aliran Kali Ciliwung, Kanal Banjir Barat, Jakarta, Selasa (20/1).

Suara.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebut proses pengerukan lumpur di waduk dan sungai tidak terganggu. Padahal anggaran untuk program ini sudah dialihkan (refocusing) untuk penanganan virus corona.

Kepala Dinas SDA DKI Juaini Yusuf mengatakan, pembersihan saluran air hingga yang terkecil tidak boleh berhenti begitu saja. Terlebih lagi saat ini hujan sudah mulai sering mengguyur ibu kota.

"Meskipun terkena refocusing dari anggaran yang ada, tapi pengerukan tetap jalan terus. Tidak ada masalah, karena pemeliharaan tidak boleh berhenti," kata Juaini saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2020).

Karena tak ada anggaran, program yang bernama grebek lumpur ini memakai sistem swakelola, melalui anggaran pemeliharaan yang ada di dinas maupun di suku dinas (Sudin). Tiap Sudin sendiri sudah diberikan dana yang bervariasi kisaran Rp 80 miliar.

"Jadi tugas kami dari dinas maupun sudin untuk terus melakukan giat grebek lumpur di berbagai tempat. Mulai dari saluran mikro, makro, saluran penghubung, kali-kali dan waduk-waduk," jelasnya.

Imbas refocusing anggaran, sejumlah proyek pembangunan tertunda. Sebab dari Rp 2 triliun rencana alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020, pihaknya hanya mendapatkan setengahnya.

"Itu sekitar menjadi Rp 1,2 triliunan, dana itu ada di dinas dan sudin-sudin di wilayah DKI Jakarta," ujar Juaini.

Selain itu, Pemprov sendiri sudah mendapatkan kucuran dana pinjaman dari pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 12,5 triliun. Dinas SDA sendiri mendapatkan alokasi paling banyak senilai Rp 5,2 triliun.

Menggunakan dana itu, pihaknya akan mengerjakan tujuh proyek yang selama jangka waktu tiga tahun.

baca juga

Mulai dari pembangunan polder pengendalian banjir, revitalisasi pompa, pembangunan waduk, peningkatan kapasitas sungai dan drainase kali kewenangan kementerian, pembangunan vertikal drainase, serta sistem informasi penunjang banjir.

"Dari tujuh program itu, anggaran terbesar ada pada peningkatan kapasitas sungai dan drainase kali kewenangan kementerian sebesar Rp 2,070 triliun," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Pemprov DKI Jakarta melakukan pengerukan terhadap 13 sungai ibu kota yang memiliki endapan lumpur. Anggaran Rp 400 miliar pun dihabiskan demi menjalankan proyek ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini mengatakan proyek ini bernama Grebek Lumpur. Untuk menjalankan program ini, pihaknya mengerahkan 8.000 personel.

Proyek Grebek Lumpur ini juga disebutnya telah berjalan sejak April 2020. Para petugas diminta mengeruk endapan lumpur yang ada di kali, waduk, saluran mikro dan makro yang ada di lima wilayah kota.

"Di musim panas ini kami terus melaksanakan kegiatan-kegiatan pengerukan lumpur di semua wilayah. Tujuannya menambah kapasitas, dan ketika hujan daya tampungnya menjadi lebih besar sehingga genangan air bisa dikurangi,” ujar Juaini kepada wartawan, Rabu (19/8/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habiskan Rp 400 Miliar, Pemprov DKI Keruk Lumpur di 13 Sungai

Habiskan Rp 400 Miliar, Pemprov DKI Keruk Lumpur di 13 Sungai

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 21:11 WIB

Pemprov DKI Klaim Sudah Tambal Tanggul Retak karena Banjir

Pemprov DKI Klaim Sudah Tambal Tanggul Retak karena Banjir

News | Senin, 13 Januari 2020 | 20:45 WIB

Maret, Pemprov DKI Mulai Gusur Lahan Warga untuk Normalisasi Ciliwung

Maret, Pemprov DKI Mulai Gusur Lahan Warga untuk Normalisasi Ciliwung

News | Senin, 13 Januari 2020 | 19:22 WIB

Warga Kampung Muara Baru Klaim Tak Pernah Buang Sampah di Waduk Pluit Lagi

Warga Kampung Muara Baru Klaim Tak Pernah Buang Sampah di Waduk Pluit Lagi

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 16:29 WIB

Pembangunan Taman Robika di Pintu Air Manggarai

Pembangunan Taman Robika di Pintu Air Manggarai

Foto | Kamis, 14 Maret 2019 | 14:52 WIB

Pemprov DKI: Banyak Genangan Air Akibat Proyek LRT dan MRT

Pemprov DKI: Banyak Genangan Air Akibat Proyek LRT dan MRT

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 17:05 WIB

Terkini

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×