Survei: Penyintas Covid-19 Dihantui Stigma Negatif, Dicap Penyebar Corona

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:31 WIB
Survei: Penyintas Covid-19 Dihantui Stigma Negatif, Dicap Penyebar Corona
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Para penyintas Covid-19 di Indonesia tidak hanya harus berjuang melawan virus yang belum ada penangkalnya. Tetapi juga harus menghadapi stigmatisasi atau asosiasi negatif dari lingkungan sekitar.

LaporCovid-19 dan Kelompok Peminatan Intervensi Sosial Fakultas Psikologi Universitas Indonesia melaporkan survei terbaru mereka yang menunjukkan bahwa stigmatisasi masih terus menghantui para penyintas meski pandemi virus corona sudah berjalan enam bulan.

Peneliti utama LaporCovid-19, Dicky Pelupessy, PhD mengungkapkan sebanyak 55 persen dari total 181 responden mengaku dijadikan buah bibir oleh orang-orang sekitar setelah positif terinfeksi Covid-19.

"Sepertiga atau 33 persen dijauhi atau mengalami pengucilan, dan seperempatnya atau 25 persen mendapat julukan penyebar atau pembawa virus, serta hampir 10 persen penyintas pernah mengalami perundungan alias bullying di media sosial," kata Dicky dalam diskusi virtual.

Kemudian, stigmatisasi juga dialami oleh keluarga penyintas dimana 42 persen di antaranya menjadi buah bibir atau digosipkan oleh lingkungan sekitar.

"Dan hampir sepertiga 27 persen anggota keluarga mengalami situasi dijauhi atau dikucilkan. Sebanyak 15 persen pernah mendapat julukan penyebar atau pembawa virus," lanjutnya.

Bahkan, sebagian anggota keluarga 7 persen pernah mengalami penolakan untuk mendapatkan dan menggunakan layanan fasilitas umum.

Dicky mengungkapkan sebagian besar responden yang mendapatkan stigmatisasi ini berjenis kelamin perempuan.

"Penyebab perlakukan ini, sebanyak 43 persen karena masyarakat kurang mendapat informasi atau mendapat informasi yang keliru. Sebagian lain 42 persen beranggapan karena masyarakat takut. Stigma ini mulai didapatkan saat orang diduga terinfeksi, dan semakin besar saat statusnya menjadi positif Covid-19," ungkapnya.

baca juga

Melalui survei ini, LaporCovid-19 meminta pemerintah untuk lebih menjalankan komunikasi kepada publik yang memuat fakta, informasi akurat, dan tidak membingungkan mengenai Covid-19.

"Koreksi mereka yang bahasanya mempromosikan bias," ucap Dicky.

Responden survei ini adalah mereka yang pernah mengalami gejala,sedang sakit, maupun penyintas Covid-19, baik dari kalangan tenaga kesehatan maupun masyarakat luas.

Survei dilakukan secara online dengan menggunakan metode convenience sampling dari tanggal 7-16 Agustus 2020 dan disebarkan melalui aplikasi WhatsApp ke beberapa komunitas penyintas Covid-19 dan jaringan lainnya dan menjaring 279 responden. Setelah uji validitas dilakukan, terdapat jumlah total 181 responden yang valid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Pejabat Pemprov DKI Positif Corona Tetap Diminta Kerja dari Rumah

7 Pejabat Pemprov DKI Positif Corona Tetap Diminta Kerja dari Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:22 WIB

Update Covid-19 Global: 20 Persen Kematian Terjadi di Amerika Serikat

Update Covid-19 Global: 20 Persen Kematian Terjadi di Amerika Serikat

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:19 WIB

Cerita Awal Istri Wali Kota Depok Positif Corona hingga Tulari 7 Orang

Cerita Awal Istri Wali Kota Depok Positif Corona hingga Tulari 7 Orang

Jakarta | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:18 WIB

Tambah 188 Orang, RSD Wisma Atlet Rawat 1.526 Pasien Positif Covid-19

Tambah 188 Orang, RSD Wisma Atlet Rawat 1.526 Pasien Positif Covid-19

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 08:47 WIB

Bioskop Segera Dibuka, Ahli Temukan Risiko Penularan di Kantor Lebih Tinggi

Bioskop Segera Dibuka, Ahli Temukan Risiko Penularan di Kantor Lebih Tinggi

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 08:41 WIB

Pemkot Bogor Tak Akan Izinkan Bioskop Beroperasi, Walkot: Terlalu Beresiko

Pemkot Bogor Tak Akan Izinkan Bioskop Beroperasi, Walkot: Terlalu Beresiko

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 08:31 WIB

Gegara Covid-19, Femmy Permatasari Tunda Pindah ke Selandia Baru

Gegara Covid-19, Femmy Permatasari Tunda Pindah ke Selandia Baru

Video | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:15 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×