Tutup Sementara Zona 4 TPST Bantargebang Usai Longsor, Pemprov Jakarta Cari Titik Buang Sampah Baru

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Senin, 09 Maret 2026 | 11:05 WIB
Tutup Sementara Zona 4 TPST Bantargebang Usai Longsor, Pemprov Jakarta Cari Titik Buang Sampah Baru
Area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, yang longsor pada Minggu (8/3/2026). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan stabilisasi area tersebut untuk mencegah potensi longsor susulan. (ANTARA/HO-DLH DKI Jakarta).
Baca 10 detik
  • Longsor hebat terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang pada Minggu (8/3/2026), menyebabkan empat korban meninggal dan kegiatan operasional dihentikan.
  • Pemprov DKI Jakarta mengalihkan penanganan sampah harian 7.500 ton sambil mengupayakan operasional RDF Plant Rorotan segera berfungsi.
  • DLH mengaktifkan status tanggap darurat bersama tim gabungan untuk evakuasi korban dan menstabilkan lokasi rawan longsor susulan.

Suara.com - Tragedi memilukan terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Gunungan sampah di area Zona 4 longsor hebat pada Minggu (8/3/2026), yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan memaksa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghentikan sementara seluruh aktivitas di lokasi tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa penutupan sementara dilakukan demi kelancaran proses evakuasi yang masih berlangsung hingga saat ini.

"Saat ini Zona 4 kami tutup total untuk proses evakuasi. Rata-rata sampah yang masuk itu 7.300 sampai 7.500 ton per hari dengan sekitar 1.200 rit truk," ujar Asep saat meninjau langsung titik longsor di Bekasi, Senin (9/3/2026).

Ancaman Penumpukan Sampah di Jakarta

Lumpuhnya Bantargebang menjadi alarm bagi manajemen sampah di Ibu Kota. Dengan volume mencapai 7.500 ton per hari, DLH DKI kini berpacu dengan waktu untuk mencari solusi agar sampah tidak menumpuk di pemukiman warga Jakarta. Pengalihan titik buang ke zona lain dan optimalisasi teknologi sedang diupayakan.

"Pihaknya sedang berupaya untuk mencari titik buang pada zona lain agar tidak terjadi penumpukan sampah di Jakarta. Sementara operasional pengelolaan sampah berbasis Refuse Derived Fuel atau RDF Plant di Rorotan, Jakarta Utara, juga terus diupayakan," ungkap Asep.

Ia menambahkan, "Selain itu kami berharap fasilitas RDF di Rorotan bisa segera beroperasi hari ini untuk sedikit mengurangi beban, meskipun kapasitasnya belum maksimal."

Setelah bencana terjadi, DLH DKI Jakarta mengaktifkan status tanggap darurat. Koordinasi intensif dilakukan bersama berbagai unsur keamanan dan penyelamatan, termasuk Yon Armed 7/155 GS Kodam Jaya, BPBD, hingga Dinas Pemadam Kebakaran.

Fokus utama tim gabungan saat ini adalah mengamankan area dan menstabilkan lokasi yang masih rawan longsor susulan agar pelayanan publik bisa kembali pulih.

Baca Juga: DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan

"Begitu kejadian dilaporkan, kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Prioritas utama adalah keselamatan petugas, penanganan korban, serta percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun longsoran," tegas Asep.

Duka Mendalam: Empat Orang Dinyatakan Gugur

Di balik kerusakan material, insiden ini menyisakan duka mendalam dengan ditemukannya empat korban meninggal dunia. Mereka adalah Enda Widayanti (25), Sumini (60), Dedi Sutrisno (22), dan Iwan Supriyatin (40).

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengungkapkan bahwa tim pencari masih terus menyisir tumpukan sampah untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di bawah reruntuhan.

"Ada dua orang selamat dan empat orang ditemukan meninggal dunia. Saat ini tim masih terus melakukan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih tertimbun longsor sampah," pungkas Desiana.

Hingga berita ini diturunkan, alat berat dan tim penyelamat masih bersiaga di lokasi, sementara garis polisi terpasang ketat di sekitar Zona 4 yang mencekam. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI