Demi Bisa Belajar Online, Anak-anak Tapsel Lalui Jalur Perlintasan Harimau

Iwan Supriyatna

Selasa, 01 September 2020 | 08:35 WIB
Demi Bisa Belajar Online, Anak-anak Tapsel Lalui Jalur Perlintasan Harimau
Ilustrasi harimau sumatera. (Shutterstock)

Suara.com - Demi mendapatkan jaringan internet untuk mengikuti belajar online, anak-anak di Desa Tapus Sipagimbal, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara terpaksa masuk ke areal terbuka di hutan yang menjadi perlintasan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Kepala BBKSDA Sumut, Hotmauli Sianturi mengatakan, kemunculan harimau di desa tersebut sudah terjadi sejak Mei 2020.

Warga yang resah melaporkannya kepada petugas. Harimau tersebut diduga telah memangsa anjing, ular dan kambing milik warga.

Petugas kemudian turun ke lapangan dan mendapatkan fakta-fakta bahwa memang ada kejadian itu.

“Harimau memangsa kambing pada 15 Agustus 2020. Masyarakat resah,” kata Hotmauli dilansir Kabarmedan.com jaringan Suara.com, Selasa (1/9/2020).

Pihaknya kemudian memasang kandang jerat pada 22 Agustus 2020. Hanya waktu 2 malam, harimau masuk ke dalam kandang jerat.

“Kita evakuasi karena meresahkan dan mengkhawatirkan, terutama anak-anak di sana. Memang kalau untuk sekolah daring harus mencari sinyal di spot terbuka di hutan. Padahal itu dekat dengan perlintasan harimau,” ujarnya.

Hotmauli menjelaskan, harimau yang dievakuasi berjenis kelamin betina dengan berat 45,2 Kg.

Usianya diperkirakan 2-3 tahun. Saat ditemukan kondisinya lemah. Dari hasil pemeriksaan sampel darah, diketahui harimau tersebut mengalami dehidrasi, malnutrisi dan anemia.

baca juga

“Dari analisa perilaku, harimau baru lepas sapih dari induknya,” katanya.

Harimau itu dibawa ke Barumun Nagari Wildlife Sanctuary untuk direhabilitasi dan dipulihkan kondisinya.

Hotmauli mengatakan, harimau tersebut masih memiliki sifat liar. Saat bertemu dengan manusia, harimau langsung mengaum.

“Kondisinya agak lemah. Dari berat badan itu di bawah normal. Tapi secara keseluruhan tidak ada bekas jerat, dan dokter hewan yang mengawasi optimis, tidak terlalu lama kondisinya akan pulih,” ungkapnya.

Pihaknya sudah melaporkannya ke pusat dan melakukan diskusi dengan para pegiat-pegiat konservasi terkait penanganan harimau tersebut.

Pihaknya masih melakukan assesment terkait lokasi pelepasliaranya. Salah satunya di zona inti Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) untuk menghindari konflik.

Hotmauli menjelaskan, saat ini harimau sumatera ada sekitar 400-600 ekor populasi se sumatera.

Sementara di Sumut, jumlahnya sekitar 33 ekor dan tersebar di beberapa titik dan tidak selalu tersambung. Namun tidak semua harimau tersebut muncul di kawasan konservasi.

“Status di situ hutan lindung (HL) dan hutan produksi (HP). Tidak ada kawansan konservasi. Meski tutupannya banyak hutan, tapi APL yang bikin batasannya kan kita,” pungkasnya.

Berita ini sebelumnya dimuat Kabarmedan.com jaringan Suara.com dengan judul "Demi Belajar Daring, Anak-anak Tapsel Bertaruh Nyawa Lalui Jalur Perlintasan Harimau"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudah! Ini Cara Mendapatkan Kuota Gratis dari Kemendikbud

Mudah! Ini Cara Mendapatkan Kuota Gratis dari Kemendikbud

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 12:48 WIB

Tak Punya HP untuk Belajar Online, Pelajar Sekolah di Kolong Flyover

Tak Punya HP untuk Belajar Online, Pelajar Sekolah di Kolong Flyover

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 16:57 WIB

7 Etika Menghubungi Dosen via Pesan Singkat WhatsApp

7 Etika Menghubungi Dosen via Pesan Singkat WhatsApp

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 18:14 WIB

Terkini

Kenapa NIK Tidak Terdaftar di Dukcapil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa NIK Tidak Terdaftar di Dukcapil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 14:31 WIB

Holding BUMN Perkebunan Pertimbangkan Pakai AI untuk Strategi Komunikasi

Holding BUMN Perkebunan Pertimbangkan Pakai AI untuk Strategi Komunikasi

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 14:29 WIB

5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Buat Jalan hingga Lari

5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Buat Jalan hingga Lari

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 14:25 WIB

BEI Catat 9 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Paling Mendominasi

BEI Catat 9 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Paling Mendominasi

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 14:20 WIB

Timnas Indonesia Tak Bertanding di FIFA Matchday November, John Herdman Panggil Wajah Baru Ikut TC

Timnas Indonesia Tak Bertanding di FIFA Matchday November, John Herdman Panggil Wajah Baru Ikut TC

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 14:19 WIB

Feng Shui Kamar Mandi di Dalam Kamar Tidur, Ini 7 Hal yang Perlu Diperhatikan

Feng Shui Kamar Mandi di Dalam Kamar Tidur, Ini 7 Hal yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 14:16 WIB

Ditandai Pemukulan Kentongan, Pertamina SMEXPO Cilacap 2026 Resmi Dibuka

Ditandai Pemukulan Kentongan, Pertamina SMEXPO Cilacap 2026 Resmi Dibuka

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 14:15 WIB

Membongkar Mitos: Benarkah Pemimpin Harus Galak dan Toksik Agar Perusahaan Sukses?

Membongkar Mitos: Benarkah Pemimpin Harus Galak dan Toksik Agar Perusahaan Sukses?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 14:10 WIB

Mencermati Arti Kehidupan: Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon

Mencermati Arti Kehidupan: Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 14:10 WIB

Pertamax Turbo Teruji, Dukung Performa & Prestasi Pembalap di Pertamina Mandalika Racing Series 2026

Pertamax Turbo Teruji, Dukung Performa & Prestasi Pembalap di Pertamina Mandalika Racing Series 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 14:09 WIB

×