Diduga Keracunan Novichok, Alexei Navalny Kini Selamat dari Koma

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 09 September 2020 | 03:01 WIB
Diduga Keracunan Novichok, Alexei Navalny Kini Selamat dari Koma
Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

Suara.com - Rumah sakit Jerman, tempat Alexei Navalny dirawat mengatakan pria yang diduga keracunan Novichok itu selamat dari koma. Menyadur CNN, Selasa (08/09/2020), Navalny kini mulai menanggapi rangsangan verbal.

Pernyata Rumah Sakit Charite Berlin mengungkapkan, pria 44 tahun ini sedang dalam proses melepas ventilasi mekanis yang menyelamatkan nyawanya.

"Masih terlalu dini untuk mengukur potensi dampak jangka panjang dari keracunannya yang parah," ungkap pernyataan rumah sakit.

Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin dipindahkan ke Jerman.[Twitter/@Kira_Yarmysh]
Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin dipindahkan ke Jerman.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

Kritikus Presiden Rusia Vladimir Putin ini sakit mendadak dalam penerbangan ke Moskow dari kota Tomsk di Siberia pada 20 Agustus. Ia diduga diracun oleh oknum yang menganggapnya sebagai musuh.

Pemerintah Jerman pekan lalu mengatakan bahwa tes terhadap Navalny menunjukkan bukti kuat penggunaan bahan kimia saraf dari kelompok Novichok era Soviet.

Serangan terhadap Navalny mendapat kecaman internasional yang meluas, sementara Kremlin tetap menentang keterlibatan Rusia dalam insiden tersebut.

Menyadur Channel News Asia pada Rabu (26/08/2020), juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengklaim Jerman terlalu terburu-buru menyimpulkan Navalny diracun.

Menurutnya, ada banyak kesimpulan medis lain atas kasus Alexei Navalny. "Kami hanya bisa setuju sebagian. Ada kemungkinan hal lain juga."

Uni Eropa telah mendesak Rusia untuk mengadakan penyelidikan independen dan transparan. Sementara Kanselir Jerman Angela Merkel meminta pihak-pihak terkait untuk bertanggungjawab.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Finlandia Soroti Kasus Peracunan Tokoh Oposisi Rusia

Presiden Finlandia Soroti Kasus Peracunan Tokoh Oposisi Rusia

News | Kamis, 03 September 2020 | 18:49 WIB

Jerman Sebut Alexei Navalny Diracun Pakai Novichok

Jerman Sebut Alexei Navalny Diracun Pakai Novichok

News | Kamis, 03 September 2020 | 16:02 WIB

Kremlin Tuduh Jerman Terburu-buru Menyimpulkan Alexei Navalny Keracunan

Kremlin Tuduh Jerman Terburu-buru Menyimpulkan Alexei Navalny Keracunan

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 14:24 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×