Beberkan Bahaya Covid-19 tapi Trump Tetap Meremehkan

Dythia Novianty

Jum'at, 11 September 2020 | 05:30 WIB
Beberkan Bahaya Covid-19 tapi Trump Tetap Meremehkan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. [ALEX EDELMAN / AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada masa awal pandemi virus corona mengaku kepada seorang jurnalis bahwa ia meremehkan krisis kesehatan meskipun punya bukti bahwa virus itu berbahaya.

"Saya ingin selalu menganggapnya kecil," kata Trump kepada penulis Bob Woodward pada 19 Maret, beberapa hari setelah dia menyatakan keadaan darurat nasional.

"Saya masih suka menganggapnya kecil, karena saya tidak ingin membuat kepanikan," ujar Trump.

Sebagaimana melansir laman Antara mengutip dari CNN, Jumat (11/9/2020), menyiarkan wawancara Woodward dengan Trump menyangkut buku barunya, "Rage."

Buku itu akan mulai dijual Selasa depan (15/9), hanya beberapa minggu sebelum pemilihan presiden 3 November, dan muncul di tengah kritik terhadap upaya Trump dalam memerangi Covid-19.

Presiden asal Partai Republik itu sedang diserang saingannya dari Partai Demokrat, Joe Biden, atas tanggapan pemerintah AS yang lambat terhadap virus corona.

Trump meremehkan krisis selama berbulan-bulan, saat wabah berlangsung dan menyebar ke seluruh negeri.

Dalam percakapan 19 Maret, Trump mengungkap ada beberapa "fakta mengejutkan" yang menunjukkan tingkat risiko, bukan hanya bagi orang tua, lebih tua. Orang muda juga, banyak anak muda. Namun, Trump masih membela dirinya.

"Faktanya, saya adalah pemandu sorak untuk negara ini. Saya mencintai negara kita dan saya tidak ingin orang-orang merasa ketakutan, "Kami telah melakukannya dengan baik dengan standar apa pun," kata Trump di Gedung Putih.

baca juga

Menurut wawancara, lapor CNN dan The Washington Post, Trump tahu pada awal Februari bahwa virus itu berbahaya.

"(Virus) itu mengudara," kata Trump dalam rekaman wawancara 7 Februari dengan Woodward.

"Selalu lebih kuat daripada sentuhan. Kita tidak perlu menyentuh sesuatu. Benar? Tapi udara, kita hanya menghirup udara dan begitulah caranya bisa menular. Jadi, itu sangat rumit. Itu sangat rumit. Juga lebih mematikan daripada flu-flu berat yang kita alami."

Seminggu setelah wawancara itu, Trump mengatakan pada konferensi pers di Gedung Putih bahwa jumlah kasus virus corona AS "dalam beberapa hari akan turun mendekati nol."

Untuk menyelesaikan penulisan buku itu, Woodward melakukan wawancara selama 18 kali dengan Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Gubernur, Kini Giliran Wali Kota New York Mengecam Donald trump

Setelah Gubernur, Kini Giliran Wali Kota New York Mengecam Donald trump

News | Jum'at, 04 September 2020 | 17:47 WIB

Trump Bakal Potong Dana, Gubernur New York: Bawa Tentara Jika Ingin Selamat

Trump Bakal Potong Dana, Gubernur New York: Bawa Tentara Jika Ingin Selamat

News | Jum'at, 04 September 2020 | 08:43 WIB

Eks Anak Buah Donald Trump Mengaku Pernah Dirayu Kim Jong un

Eks Anak Buah Donald Trump Mengaku Pernah Dirayu Kim Jong un

News | Kamis, 03 September 2020 | 12:58 WIB

Pemerintahan Donald Trump Emoh Gabung Bareng WHO Kembangkan Vaksin Covid-19

Pemerintahan Donald Trump Emoh Gabung Bareng WHO Kembangkan Vaksin Covid-19

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 06:05 WIB

Isu Miring Kembali Muncul, Donald Trump Dicurigai Terserang Stroke

Isu Miring Kembali Muncul, Donald Trump Dicurigai Terserang Stroke

News | Rabu, 02 September 2020 | 18:12 WIB

Kunjungi Lokasi Bentrok BLM, Donald Trump Justru Beri Dukungan ke Polisi

Kunjungi Lokasi Bentrok BLM, Donald Trump Justru Beri Dukungan ke Polisi

News | Rabu, 02 September 2020 | 12:48 WIB

Terkini

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×