Fahri: Jokowi dan Anies Jangan Diadu, Mereka Mudah Berobat, Rakyat Susah

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Minggu, 13 September 2020 | 14:14 WIB
Fahri: Jokowi dan Anies Jangan Diadu, Mereka Mudah Berobat, Rakyat Susah
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah menilai bahwa masyarakat tak perlu mengadu domba Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut Fahri, kedua pejabat publik tersebut sama-sama tengah dalam kesulitan menangani permasalahan pandemi covid-19 yang masih mendera rakyat Indonesia.

"Mas @jokowi dan Mas @aniesbaswedan kayaknya sama-sama dalam kesulitan. Mbok ya jangan diadu," demikian kutipan Fahri melalui cuitan Twitter-nya, Minggu (13/9/2020).

Pria yang pernah duduk di parlemen sebagai anggota DPR RI ini juge menuliskan sentilan terhadap dua tokoh tersebut yang memiliki nasib yang sama yakni sama-sama mudah berobat.

Ironisnya, nasib kedua tokoh tersebut berbeda jauh dengan rakyat yang mengalami kesulitan mendapatkan pengobatan.

"Keduanya mudah berobat tapi rakyat susah berobat," sambung Fahri.

Cuitan Fahri Hamzah menyebut Jokowi dan Anies jangan diadu. (Twitter/@Fahrihamzah)
Cuitan Fahri Hamzah menyebut Jokowi dan Anies jangan diadu. (Twitter/@Fahrihamzah)

Sebelumnya, Fahri juga memperingatkan agar Presiden Jokowi dan Gubernur Aneis Baswedan bersatu sama-sama menyelamatkan Ibu kota.

Pasalnya, kini Indonesia sedang mengalami krisis dan reputasi yang mana Ibukota dinilai sebagai ujung tombaknya. Ibukota tidak hanya mempengaruhi daerah lainnya, tetapi juga citra Indonesia di tingkat dunia.

"Pak @aniesbaswedan dan pak @jokowi dua sahabat yang baik. Mengapa kalian tidak bisa bersatu selamatkan ibukota? Kita dalam krisis dan reputasi sebuah Ibukota tidak saja mempengaruhi daerah lain tapi citra kita di tingkat dunia," ungkap Fahri pada Sabtu (12/9/2020).

baca juga

Lebih lanjut lagi, Politikus Gelora ini menyebut bahwa blokade kepada Indonesia dimulai dari ibukota.

Fahri juga meminta agar para menteri tidak membantah Anies Baswedan lantaran DKI Jakarta kini memang sedang dalam bahaya.

"Wahai para menteri, jangan bantah Gubernur DKI. Datanglah, bawa kabar kepada kepala negara bahwa DKI dalam bahaya," sambungnya.

Fahri juga meminta pemerintah mengadakan pertemuan kabinet khusus untuk membicarakan soal data dan kemudian memaparkan kepada seluruh warga Indonesia soal rencana penanganan kedepannya.

"Lalu bikinlah pertemuan kabinet khusus, undang mantan anggota kabinet itu. Bicaralah. Bicaralah data dan sampaikan rencana kepada rakyat semua," tutur Fahri.

Lebih dalam lagi, Politikus Partai Gelora ini meminta agar pihak terkait jangan selalu tampak tenang dan baik-baik saja. Padahal sejauh ini, data pun juga menjadi sengketa diantara mereka.

Fahri menganggap kebijakan yang terkesan abu-abu justru akan menempatkan rakyat yang tidak bersalah sebagai korban.

"Lalu rakyat menjadi korban karena korban berjatuhan bertambah banyak. Apa salah rakyat hingga kalia pejabat tidak bicara dan akhirnya kebijakan kalian bikin nestapa? Ayolah!" tegas Fahri.

Rakyat saat ini disebutnya tengah menunggu data akurat dan kebijakan tepat dari mereka yang duduk di pemerintahan.

"Rakyat menunggu kalian semua, duduk bersila memastikan semua data yang akurat. Lalu mengambil keputusan yang berat. Tak mengapa, rakyat akan sabar dan terima; kebebasan dilarang, ekonomi terjun curam, tambah miskin dan kena PHK," kata Politikus Partai Gelora ini.

"Tak mengapa, andaikan sekali dan tuntas!" tegasnya.

Terakhir, Fahri Hamzah kembali menghimbau semuanya untuk bersatu, khususnya terkait dengan penanganan covid-19 yang tengah dipenuhi berbagai polemik kepentingan. "Jangan bikin malu!" tandas Fahri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setuju PSBB Total, Gerindra: Anies Nilai Nyawa Lebih Berharga dari Harta

Setuju PSBB Total, Gerindra: Anies Nilai Nyawa Lebih Berharga dari Harta

News | Minggu, 13 September 2020 | 13:13 WIB

Update Covid-19 Global: 5 Negara Eropa dengan Angka Kematian Tertinggi

Update Covid-19 Global: 5 Negara Eropa dengan Angka Kematian Tertinggi

Health | Minggu, 13 September 2020 | 13:05 WIB

Lecehkan Seksual Pasien Covid-19 di RS, Perawat Pria Ini Ditangkap

Lecehkan Seksual Pasien Covid-19 di RS, Perawat Pria Ini Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2020 | 12:54 WIB

Daftar Negara Tidak Mempercayai Vaksin Covid-19, Nomor 5 dan 7 Aneh

Daftar Negara Tidak Mempercayai Vaksin Covid-19, Nomor 5 dan 7 Aneh

Tekno | Minggu, 13 September 2020 | 12:45 WIB

PSI Dituding Hanya Kritik Anies Baswedan, Tsamara Amany Beri Pembelaan

PSI Dituding Hanya Kritik Anies Baswedan, Tsamara Amany Beri Pembelaan

News | Minggu, 13 September 2020 | 12:23 WIB

Dapat Lampu Hijau, Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dilanjut

Dapat Lampu Hijau, Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dilanjut

News | Minggu, 13 September 2020 | 12:24 WIB

Terkini

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:03 WIB

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:56 WIB

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 09:55 WIB

BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal

BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:40 WIB

Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto

Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 09:22 WIB

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 09:13 WIB

Parfum Kahf Paling Enak Warna Apa? Ini 5 Varian dengan Karakter Aroma Berbeda

Parfum Kahf Paling Enak Warna Apa? Ini 5 Varian dengan Karakter Aroma Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 09:10 WIB

Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes

Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 09:10 WIB

×