facebook

Profil Syekh Ali Jaber, Pendakwah Korban Penusukan

Rifan Aditya
Profil Syekh Ali Jaber, Pendakwah Korban Penusukan
Syekh Ali Jaber ditusuk. (ist)

Berikut ini profil Syekh Ali Jaber, pedakwah yang baru saja mengalami insiden penusukan.

Suara.com - Tentu warga Indonesia khususnya muslim telah mengenal Syekh Ali Jaber, pendakwah asal Madinah. Berikut profil Syekh Ali Jaber selengkapnya.

Syekh Ali Jaber merupakan salah satu di antara pendakwah yang berpengaruh di Indonesia. Namun ada kabar yang kurang menyenangkan datang dari pendakwah ini. Syekh Ali Jaber mendapatkan insiden penusukan orang tidak dikenal ketika dirinya sedang berdakwah di Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020).

Simak profil Syekh Ali Jaber yang dirangkum Suara.com.

Latar Belakang Syekh Ali Jaber

Baca Juga: Badan Koordinasi Mubaligh Kecam Keras Penusukan Syekh Ali Jaber

Pria yang bernama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber ini lahir di Madinah, Arab Saudi pada 3 Februari 1976 atau bertepatan dengan tanggal 3 Shafar 1396 H. Ali Saleh Muhammed Ali Jaber ini merupakan sulung dari 12 bersaudara.

Syekh Ali Jaber menempuh pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga Aliyah di Madinah. Kemudian setelah lulus sekolah menengah, Syekh Ali Jaber melanjutkan pendidikan khusus pendalaman Al-Quran pada tokoh dan ulama ternama di Arab Saudi.

Di masa kecilnya, Ali Jaber telah menekuni membaca Al-Quran dengan motivasi dari sang ayah. Dalam mendidik agama, khususnya Al-Quran dan shalat, ayahnya memang sangat keras, bahkan tidak segan-segan memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan shalat. Meskipun pada awalnya apa yang dirinya jalani adalah keinginan sang ayah, namun lama-kelamaan dirinya menyadari bahwa semua itu sebagai kebutuhannya sendiri dan pada usia sebelas tahun, Syekh Ali Jaber telah hafal 30 juz Al-Quran.

Di Madinah, dirinya memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Syekh Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Perjalanan Karier Syekh Ali Jaber

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin Minta Jokowi Turun Tangan

Pada tahun 2008, Syekh Ali Jaber mulai berdakwah di Indonesia dan telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun 2012. Dirinya sempat menjadi juri pada Hafiz Indonesia dan menjadi Da'i dalam berbagai kajian di beberapa stasiun televisi nasional.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar