Pemerintah Pusat Didesak Tetapkan Standar Harga Swab Test

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 15 September 2020 | 16:59 WIB
Pemerintah Pusat Didesak Tetapkan Standar Harga Swab Test
Jansen Sitindaon jalani swab test (Twitter/jansen_jsp)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon mendesak agar pemerintah pusat segera menetapkan standar harga swab test. Pasalnya, harga swab test di Indonesia terbilang sangat mahal.

Kritik tersebut disampaikan oleh Jansen melalui akun Twitter @jansen_jsp. Jansen meminta agar pemerintah bisa menyamakan harga swab test di seluruh rumah sakit.

"Karena tes adalah kunci deteksi corona baiknya pemerintah cq @KemenkesRi segera keluarkan aturan standarisasi harga swab mandiri, buat terjangkau dan harganya sama di semua RS," kata Jansen seperti dikutip Suara.com, Selasa (15/9/2020).

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu mengaku ia baru saja menjalani swab test mandiri di sebuah rumah sakit, Jansen diminta untuk membayar Rp 2,4 juta.

"Orang secara sadar sudah mau tes dirinya malah mahal sekali, kemarin saya swab kena Rp 2,4 juta," ujar Jansen.

Jansen Sitindaon jalani swab test (Twitter/jansen_jsp)
Jansen Sitindaon jalani swab test (Twitter/jansen_jsp)

Jansen membandingkan dengan harga rapid test yang sebelumnya juga sempat melambung. Saat awal pandemi Covid-19, rapid test dijadikan barang komersil dengan harga tinggi.

Rapid test dan swab test merupakan hal penting bagi orang-orang yang kerap kali melakukan aktivitas di luar rumah.

Pasalnya, tes tersebut merupakan bentuk tanggungjawab sosial orang-orang itu kepada lingkungan.

Oleh karenanya, seharusnya harga swab test dibuat terjangkau dan sama di setiap rumah sakit di Indonesia.

baca juga

"Swab test adalah bagian dari 'tanggungjawab sosialnya' kepada lingkungan, keluarga bagkan negara agar tidak jadi pembawa virus. Harusnya harganya terjangkau," ungkap Jansen.

Jansen memaklumi pemerintah saat ini sedang kebingungan dengan pandemi Covid-19 yang datang tanpa permisi sehingga dibutuhkan perbaikan di sana-sini.

Ia berharap agar pemerintah bisa segera membenahi masalah tingginya harga swab test dengan cepat.

Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa terbebani dan proses pemeriksaan Covid-19 menjadi lebih maksimal.

"Mari kita benahi dan cari solusinya. Corona ini kita tidak tahu kapan berakhirnya, sedangkan ini masih harus ters dan rutin kita lakukan kedepannya," ungkap Jansen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Nakes Gugur, Terawan: Kuncinya Disiplin Protokol Kesehatan

Banyak Nakes Gugur, Terawan: Kuncinya Disiplin Protokol Kesehatan

News | Selasa, 15 September 2020 | 14:56 WIB

Sekdis Pariwisata Tangsel Positif Covid-19, Kantor Tutup

Sekdis Pariwisata Tangsel Positif Covid-19, Kantor Tutup

Jabar | Selasa, 15 September 2020 | 14:52 WIB

243 Cakada Langgar Protokol, Tak Jaga Jarak hingga Kena Corona saat Daftar

243 Cakada Langgar Protokol, Tak Jaga Jarak hingga Kena Corona saat Daftar

News | Selasa, 15 September 2020 | 14:45 WIB

Terkini

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

×