facebook

Alasan Ahok Dulu Pilih Saefullah jadi Sekda DKI: Mau Ikuti yang Saya Minta

Agung Sandy Lesmana
Alasan Ahok Dulu Pilih Saefullah jadi Sekda DKI: Mau Ikuti yang Saya Minta
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat memberikan keterangan pers (Suara.com/Ummi Saleh). Ahok mengkritik pedas Pertamina.

Rajin dan pekerja cepat bisa ikutin kecepatan yang saya minta."

Suara.com - Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ikut berduka cita setelah mendengar kabar Sekretaris Daerah DKI Saefullah meminggal dunia.

Saefullah dinyatakan meninggal setelah sebelumnya sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto akibat terpapar Corona (Covid-19).

Ahok lalu mengingat masa ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kenagan yang tak terlupakan Ahok, yakni ketika mengangkat Saefullah menjadi Sekda DKI pada 11 Juli 2014 lalu.

“Turut berduka dan saya yang mutus-kan pilih beliau jadi Sekda,” kata Ahok seperti dikutip Suara.com dari Terkini.id.

Baca Juga: Warga Rorotan Terpukul Sekda DKI Saefullah Meninggal: Orangnya Merakyat

Di mata Ahok, Saefullah merupakan sosok yang rajin dan cepat bekerja. Dasar itulah, Saefullah terpilih untuk menduduki posisi orang ketiga di pemerintahan Jakarta.

“Rajin dan pekerja cepat bisa ikutin kecepatan yang saya minta,” kenangnya.

Bukan cuma soal pekerjaan, Ahok juga punya banyak cerita tentang Saefullah saat sama-sama di Pemprov DKI.

“Fisiknya kuat dan bugar, jago main futsal,” ungkapnya.

Kenangan Anies

Baca Juga: Anies Larang Kirim Karangan Bunga untuk Sekda DKI: Lebih Baik Bersedekah

Kabar meninggalnya Saefullah pertama kali disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Saefullah menghebuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto sekitar pukul 12.55 WIB.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar