Turun Rp 50 Miliar dari Usulan, DPR Kabulkan Tambahan Anggaran Kejagung

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
Turun Rp 50 Miliar dari Usulan, DPR Kabulkan Tambahan Anggaran Kejagung
Warga berfoto selfie didepan gedung utama Kejaksaan Agung RI yang habis terbakar di Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Minggu (23/8). [Suara.com/Alfian Winanto]

Penambahan anggaran yang dikabulkan untuk perbaiki gedung terbakar Rp 350 miliar.

Suara.com - Komisi III DPR mengabulkan penambahan anggaran Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk pembangunan kembali gedung utama Kejaksaaan Agung pasca dilanda kebakaran. Penambahan anggaran yang dikabulkan sebasar Rp 350 miliar.

Berkaca dari usulan penambahan anggaran yang diajukan Kejagung dalam rapat sebelumnya, pengabulan itu turun Rp 50 miliar dari permohonan sebesar Rp 400 miliar.

"Kejaksaan Agung RI pagu anggaran 2021 sebesar Rp 9,243 triliun. Tambahan belanja sebesar Rp 350 miliar. Pagu APBN 2021 disetujui menjadi Rp 9,593 triliun," kata Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir dalam rapat kerja, Senin (21/9/2020).

Menanggapi pengabulan permohonan penambahan anggaran, Jaksa Agung ST Burhanuddin yang mengikuti jalannya rapat secara virtual mengucapkan terima kasih.

Baca Juga: Ditegur Bawaslu, Anggota DPR RI Tetap Bagikan Kartu PIP Bergambar Paslon

Sebelumnya, Komisi III DPR menyetujui permohonan penambahan anggaran Kejaksaan Agung (Kejegung) sebesar Rp 400 miliar. Penambahan itu ditujukan sebagai anggaran pembangunan kembali gedung utama Kejagung yang mengalami kebakaran pada Agustus lalu.

Komisi III sekaligus juga menyetujui pagu anggaran Kejagung tahun 2021 yang mencapai Rp 9,2 triliun.

"Pagu anggaran Kejaksaan RI tahun 2021 sebesar Rp 9.243.319.486.000, serta usulan tambahan yang diajukan sebesar Rp 400.000.000.000," ujar Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni membacakan kesimpulan rapat, Senin (14/9/2020).

Adapun Kejaksaan Agung meminta tambahan anggaran sebesar Rp 400 miliar yang dikhususkan untuk pembangunan kembali gedung utama milik mereka yang terbakar pada 22 Agustus 2020.

Permintaan penambahan anggaran disampaikan Wakil Ketua Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi dalam rapat dengan Komisi III DPR hari ini.

Baca Juga: Komisi VII Pantau Progres Pembangunan PLTU Cirebon Power

Ia berujar kebakaran telah mengakibatkan kerusakan berat pada
seluruh bangunan gedung utama Kejaksaan Agung sehingga mengganggu kelancaran tugas pokok. Karena itu diperlukan tambahan anggaran untuk pembangunan kembali gedung tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS