Ajak Lawan Covid-19, Edy Rahmayadi: Kalianlah Perpanjangan Tangan

Siswanto

Kamis, 24 September 2020 | 10:42 WIB
Ajak Lawan Covid-19,  Edy Rahmayadi: Kalianlah Perpanjangan Tangan
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. [Foto: Humas Pemprov Sumut]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana  memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara  dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 dalam bentuk operasi kewilayahan berbasis kecamatan.

BNPB memberikan dukungan sumber daya melalui Pos Gabungan Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 atau Pos Gagah.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan menyampaikan pembentukan Pos Gagah bertujuan untuk mendukung penanganan Covid-19 di daerah.

Dia menekankan bahwa Pos Gagah tidak mengambil alih peran dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatera Utara yang fokusnya di wilayah Kota Medan dan Binjai serta Kabupaten Deli Serdang

“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang tinggi di Provinsi Sumatera Utara dan dengan ditetapkannya Provinsi Sumatera Utara sebagai salah satu Provinsi dari sembilan provinsi lainnya sebagai provinsi prioritas penanganan Covid-19 oleh Presiden RI,” ujar Lilik dalam pernyataan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (24/9/2020).

Kegiatan Pos Gagah akan fokus pada aktivitas pencegahan untuk memastikan masyarakat yang sehat tetap sehat. Output-nya adalah terjadinya perubahan perilaku di masyarakat menjadi lebih mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.

“Pos Gagah ini akan mendukung aktivitas pencegahan Covid-19 selama sepuluh hari ke depan untuk dievaluasi kemudian dengan pelibatan multipihak dan lokalitas,” kata dia.

Lilik menjelaskan aktivitas dimaksud antara lain pelatihan kaum ibu dan sukarelawan, pendataan, dan pelaporan aktivitas pencegahan, diskusi serta pengalokasian sumber daya.

BNPB akan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan relawan terkait pencegahan Covid-19 melalui penyampaian materi edukasi, mitigasi, dan sosialisasi yang berbasis pada kearifan lokal dan lokalitas.

baca juga

Nantinya pelatihan dengan tiga materi ini akan dilakukan setiap hari di empat kelas dan terbagi dalam dua sesi, pagi dan siang. BNPB mengundang peserta berasal dari 34 kecamatan di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kota Binjai, sedangkan pemateri berasal dari akademisi, organisasi, dan pemerintah daerah.

Selain itu, capaian dari pelatihan tersebut akan dievaluasi melalui sistem monitoring real-time berbasis lokus dan evident-based dengan memanfaatkan InaRISK.

Pos Gagah ini merupakan bagian dari operasi kewilayahan berbasis kecamatan. Metode yang digunakan adalah pelibatan Pentaheliks dengan pelibatan pemerintah provinsi, pemerintah kota atau kabupaten, TNI, Polri, lembaga usaha, akademisi, ulama, budayawan, tokoh masyarakat, sukarelawan, dan media massa.

Melalui kerja sama itu, BNPB berharap semua pihak untuk mendukung aktivitas ini menjadi sangat penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmaydi berharap usai mengikuti pelatihan para sukarelawan dapat berpartisipasi aktif di lingkungan masing-masing sehingga harapan agar Covid-19 di Sumatera Utara segera membaik dapat terwujud.

“Pandemi ini harus kita hadapi bersama-sama. Tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu, pembentukan relawan dari masyarakat ini sangat berarti bagi kami Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kalianlah perpanjangan tangan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dalam rangka sosialisasi penanganan Covid-19,” ujar Edy saat meresmikan Pos Gagah.

Dia mengatakan kehadiran Pos Gagah diharapkan mampu memperkuat program pencegahan Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara dan mempertemukan berbagai pihak yang memiliki program beragam untuk kemudian disinergikan sehingga kesenjangan yang ada dapat diisi dan memberikan dampak positif terhadap penurunan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:02 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak

150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:56 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

News | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×