Sebagian dari mereka juga tampak mempermasalahkan kenapa permainan pada ujungnya selalu dikaitkan dengan isu-isu agama.
"Ribet lo hidup di zaman batu aja sana lah. Orang main Among us, dikaitin ke agama lain. Main PUBG dibilang haram. Ribet hidup lo tidak ada bahagianya," kata @mec*****.
"Semua aja dicocoklogi, setiap ada game baru viral dicocoklogi, sesuatu yang viral dicocoklogi. Hadeh!" ujar @Beomgy****.
"Selain hobi jlid, bully, dan hoax, beberapa orang Indo demen dan gampang benar dicekokin cocoklogi. Kalau ada tokoh yang disegani ngasih info jungkir balik di jalan tol bisa nyembuhin corona juga pada percaya kayanya," timpal @agnz*****.
"Tolong itu sendernya hidupnya jangan datar banget ya. Kali-kali nonton Stand Up Comedy gitu atau mampir ke channel MLI biar tahu yang namanya comedy atau jokesnya. Sendernya tipe yang hal bercanda dibikin serius, hal serius dibikin bercanda. Anda bukan golongan kami, chuaks!" sahut @indih******.
Game Among Us
Game Among Us menawarkan gameplay yang mirip dengan permainan Werewolf. Game satu ini rupanya sudah lama rilis, namun baru begitu diminati beberapa waktu belakangan ini.
Secara umum, game ini berkisah mengenai perjalanan 10 kru pesawat yang terjebak bersama beberapa pembunuh yang mendapat julukan impostor.
Membawa kisah ini, game Among Us ini dapat dimainkan oleh 4 hingga 10 gamer yang masing-masing mempunyai tugasnya sendiri selama permainan. Selain impostor, anggota tim perlu sangat waspada dengan satu sama lain.
Baca Juga: Raih 41,9 Juta Unduhan pada September, Popularitas Among Us Melesat Tajam
Dalam game Among Us, ada beberapa map yang bisa dicoba. Salah satu map yang paling populer adalah The Skeld yang membawa interor pesawat luar angkasa lengkap dengan cafe sebagai ruang utama yang menjadi tempat diskusi menentukan siapa impostor sebenarnya.