Serang Pos Keamanan, Taliban Bunuh 28 Polisi Afghanistan

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 24 September 2020 | 18:59 WIB
Serang Pos Keamanan, Taliban Bunuh 28 Polisi Afghanistan
Ilustrasi Taliban. (Shutterstocks)

Suara.com - Setidaknya 28 polisi Afghanistan tewas dalam serangan yang dilancarkan Taliban di sebuah pos pemeriksaan keamanan pada Rabu (23/9).

Menyadur Al Jazeera, serangan Taliban ini terjadi di tengah pembicaraan damai di Doha yang masih terus berlanjut.

Juru bicara Gubernur Uruzgan, Zelgai Ebadi, mengatakan pejuang Taliban menawarkan 28 personel polisi lokal dan nasional kesempatran untuk pulang, jika mereka menyerah pada Selasa (22/9) malam.

"Tetapi setelah mengambil senjata mereka, Taliban membunuh mereka semua," ujar Ebadi.

Qari Mohammad Yousuf Ahmadi, juru bicara Taliban, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Ia mengatakan pihaknya melakukan eksekusi setelah polisi di daerah itu menolak untuk menyerah.

Pejabat lokal lainnya yang berbicara tanpa menyebut nama, menyebut ada tiga polisi lain yang berhasil melarikan diri.

Bala bantuan tidak dapat mencapai pos-pos terdepan untuk menyelamatkan para perwira, namun Ebadi mengatakan pasukan keamanan Afghanistan belakangan kembali ditugaskan di pos pemeriksaan.

Pembunuhan 28 polisi ini terjadi setelah setidaknya 14 polisi dan tentara Afghanistan tewas pada Minggu (20/9).

baca juga

Insiden di Afghanistan selatan ini terjadi ketika para pemimpin Taliban dan negosiator yang ditunjuk pemerintah memulai pembicaraan damai yang sebelumnya telah lama tertunda di Qatar.

Pembicaraan dimaksudkan untuk mengakhiri konflik menahun antara keduanya dan menetapkan rencana untuk masyarakat pasca perang.

Selama pembicaraan di Qatar, kedua belah pihak telah menghabiskan lebih dari seminggu untuk memutuskan agenda dan cara melakukan negosiasi.

Pemerintahan Afgahnistan dan Amerika Serikat telah menyerukan pengurangan kekerasan saat pembicaraan sedang diadakan, namun Taliban menyebut tidak akan berkomitmen untuk pengurangan sampai persyaratan gencatan senjata dinegosiasikan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Afghanistan dan Taliban Bentrok di Tengah Pembicaraan Damai, Puluhan Tewas

Afghanistan dan Taliban Bentrok di Tengah Pembicaraan Damai, Puluhan Tewas

News | Jum'at, 18 September 2020 | 10:13 WIB

Pamer Senjata Api di TikTok, Empat Pria Ditahan Polisi Pakistan

Pamer Senjata Api di TikTok, Empat Pria Ditahan Polisi Pakistan

News | Senin, 14 September 2020 | 20:29 WIB

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Saat Perayaan Idul Adha

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Saat Perayaan Idul Adha

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:06 WIB

Terkini

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:21 WIB

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:06 WIB

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:05 WIB

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB